Ayman : Kemenangan Segera Datang di Afghanistan dan Irak

Kamis, 22/07/2010 07:34 WIB | Arsip | Cetak

Ayman al-Zawahiri, pemimpin nomor 2, al-Qaidah, menegaskan bahwa dia dan para pengikutnya segera mendapatkan kemenangan perang melawan penjajah AS di Afghanistan dan Iraq. Selanjutnya, sesudah kemenangannya atas AS di Afghanistan dan Irak, terus dilanjutkan perjuangan mereka membebaskan Jerusalem dari pendudukan Yahudi-Zionis Israel, melalui perang.

Sebuah audio yang direlisie oleh Media As-Sahab, yang menjadi underbow Al-Qaidah itu, diterima CNN, meskipun pernyataan Ayman itu belum dapt diverifikasi kebenarannya. Memang, tak lama AS, yang sudah bangkrut dan gagal perang akan hengkang dari Irak dan Afghanistan. AS sekarang menjadi miskin akibat krisis, yang salah satunya dipicu, karena terus membengkaknya biaya perang, sejak zamannya Presiden Bush.

Menurut rekeman As-Sahab itu, sekarang kelompok yang dituduh oleh media Barat, sebagai kelompok radikal Islam, sedang mempersiapkan diri menghadapi perang baru melawan Israel, pasca kekalahan AS di Irak dan Afghanistan. Kelompok pejuang Islam itu, ingin membebaskan wilayah atau negara-negara muslim yang sekarang masih diduduki dan dijajah oleh Barat. Kemenangan mereka di Irak dan Afghanistan, mereka akan melanjjutkan perjuangan mereka membebaskan Palestina, khususnya Jerusalem, dan mengusir penjajah dan perampok Zionis-Israel.

AS gagal menduduki Marjah, Helmand, yang menjadi benteng pertahanan Taliban, dan bahkan sekarang ini Karzai, terpaksa harus 'mengemis' kepada Taliban untuk keamanan kota Kabul. Serangan yang dilakukan pasukan koalisi yang dipimpin AS, ke Marjah dan Helmand, gagal total, dan sekarang kekuatan Taliban telah pulih kembali. Pengerahan 15.000 pasukan itu, tak dapat membekuk Taliban, bahkan kepala CIA di Afghanistan, tewas oleh seorang agent ganda dari Jordania yang meledakkan dirinya di markas CIA, yang terletak di Marjah.

Kegagalan itu ditandai dengan dicopotnya Jendral Mc. Chrystal dengan David Petreaus, yang menghadapi saat-saat kritis di Afghistan. Sekarang berlangsung konferensi di Kabul, yang dihadiri para pemimpin dunia, tetapi tidak ada yakin Karzai dapat mengamankan negaranya. (m/cnn)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang