Babak Baru Taliban Vs Amerika

Jumat, 10/07/2009 09:23 WIB | Arsip | Cetak

Afghanistan semakin genting. AS terus gencar melancarkan peperangan terhadap Taliban dengan dalih lawas yang selalu diulang-ulang, betul!, memerangi teroris. Sedangkan Taliban, tampaknya tak akan pernah surut menyerah dalam mempertahankan tanah airnya.

Yousaf Ahmedi, komandan senior Taliban mengatakan bahwa saat ini kelompoknya telah berusaha untuk terus mempertahankan tiga provinsi besar yaitu Helmand, Uruzgan, dan Kandahar, dan karena itu, konfrontasi dengan pasukan AS dan Nato menjadi sesuautu yang tak bisa dielakan.

Amerika sendiri tak tinggal diam. Mereka baru saja meluncurkan sebuah operasi yang bernama Khanjar, yang berarti Pedang dalam bahasa Dari dan Pashtun. Pemilihan nama operasi ini apalagi kalau bukan mengacu pada pembersihan Taliban. 4000 orang tentara Amerika dan 650 tentara Afghan, dengan 50 jet perang dari Pentagon berada di belakang operasi ini. Durasi operasi ini ditargetkan selama satu bulan saja.

Dipilihnya tiga provinsi itu karena Uruzgan adalah rumah bagi Taliban. Mullah Omar, pemimpin Taliban, tinggal di sini. Helmand merupakan tempat tinggal presiden Afghan, Hamid Karzai, sekaligus ladang opium terbesar di Afghnistan, dan juga di dunia ini. Sebagian besar daerah ini dikuasai oleh Taliban, terutama daerah pesisiran.

Bagaimana dengan persiapan Taliban? Menurut Ahmadi, yang paling mungkin bagi Taliban saat ini adalah menghindari perang langsung dengan AS dan sekutu. Ranjau darat, bom waktu, dan penyerangan gerilya adalah modus operandi yang telah berpuluh-puluh tahun berhasil dijalankan dan telah terbukti mengalahkan Russia. Satu-satunya yang paling mungkin membuat Taliban kalah adalah serangan udara pasukan asing.

Kekacauan telah meledak dengan resmi di Afghanistan dimulai ketika pasukan tentara AS melancarkan sebuah operasi besar. Semua pihak di manapun sudah setuju bahwa AS tidak akan menemukan kemudahan dalam melancarkan misinya di Afghanistan, karena Taliban sudah terlatih ditempa dalam perang puluhan tahun.

Sebenarnya sebagian tentara sekutu sudah ingin menyerah dan pergi dari Afghanistan, seperti Inggris yang satu tahun kemarin telah kehilangan sekitar 176 tentaranya. Namun tekanan AS terlalu kuat, sedangkan Taliban masih saja seperti baja. Babak baru kegentingan Afghanistan sudah resmi dimulai. (sa/iol)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang