Badai Kemelut Kian Kencang Menghantam Ikhwan

Kamis, 31/12/2009 13:22 WIB | Arsip | Cetak

Badai kemelut yang beberapa bulan ini mendera al-Ikhwan al-Muslimun (Ikhwan) Mesir kian kencang saja menghantam organisasi Islam yang juga oposisi terkuat pemerintaha rezim Mobarak itu. Dua hari yang lalu (29/12), Wakil I dari pucuk tertinggi pimpinan Ikhwan (Mursyid 'Am), yaitu Dr. Muhammad Habib, mengancam akan keluar dari Ikhwan secara struktural.

Kemelut ini kian berkecamuk pasca menajamnya perseteruan di antara kubu tua (konservatif, muhafizhun) dengan kubu muda (reformis, ishlahiyyun), yang memuncak pada pemilihan anggota Maktab Irsyad (Dewan Pertimbangan) dan Majlis Syura Ikhwan beberapa hari lalu.

Kemelut ini juga berlangsung pada prosesi pemilihan Mursyid 'Am pengganti Mursyid 'Am incumbent Mahdi Akif yang telah dimulai sejak Ahad silam dan masih berlangsung hingga kini.

Terkait pemilihan anggota Maktab Irsyad, yang kemudian menghasilkan susunan anggota baru yang didominasi oleh sayap konservatif, Habib beranggapan telah perjadi banyak penyimpangan.

Habib, professor sains yang kini tidak lagi terpilih sebagai anggota Majlis Irsyad, mengatakan pihaknya akan keluar (istiqalah) dari Ikhwan secara sempurna serta melepaskan segala hubungan dengan organisasi itu (di Mesir), juga dari keanggotaan Maktab Irsyad Internasional. Sejak beberapa hari yang lalu, Habib juga telah memutuskan untuk "pulang kampung" dari Kairo ke kampung halamannya di provinsi Asyuth.

Sebagaimana dilansir surat kabar independen Mesir al-Mashri al-Yaum (30/12), Habib sempat menggelar jumpa pers di kediamannya di Asyuth kemarin (29/12). Lewat pres-rilisnya yang berjudul "Bayan untuk Ikhwan Mesir dan Dunia", Habib mengatakan jika bayan yang dikeluarkannya ditujukan untuk semua anggota Ikhwan baik di Mesir atau pun Internasional terkait pembebasan hak-hak (dzimmah)-nya di hadapan Allah terkait beberapa kasus penyimpangan (mukhalafat) dalam pemilihan anggota Maktab Irsyad yang digelar oleh anggota jama'ah pusat di Mesir.

Terkait sikap Habib yang mengejutkan itu, salah satu anggota Maktab Irsyad Ikhwan yang baru terpilih Isham 'Uryan (mantan kepala biro politik Ikhwan) mengatakan pihaknya akan segera menggelar rapat darurat untuk menanggapinya. (ags/mry)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Manajemen dan Disiplin

Ketika aku memasak dan mengiris bawang, aku berpikir bahwa seorang ibu harus punya thinking skill dan juga managerial skill, agar hal ini tidak membuat hari-harinya habis hanya untuk urusan rumah ta …

LKC Dompet Dhuafa Latih Kader Pos Sehat Ke-27

CIPUTAT – Sebanyak 15 orang Kader Pos Sehat Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Jawa Barat mendapatkan pelatihan persiapan pembukaan  Pos Sehat LKC dompet Dhuafa. Pelatihan ini sebaga…

ACT Kirim Tim Trauma Healing ke Aceh

          Gempa yang mengguncang Aceh memang berkekuatan besar, 8,5 skala Richter cukup untuk mengulang kisah kelam saat gempa berkekuatan sama memicu Tsunami 2004 silam. Ke…

Jangan ambil nyawaku…, sebelum berhasil mengambil air

Awalnya Musrifah, istri mantan Kepala Pusat Penelitian dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein, tidak percaya kalau ada sumber air di Gua Pego Dusun Tlogo Warak, Desa Giri Purwo, Kecama…

Pak Boih, ”Memperbaiki Hidup Melalui Program Misykat”

Skenario Allah swt memang selalu mengagumkan. Unik. Dan terkadang tidak pernah terpikir sedikitpun oleh kita. Melalui jalan yang sulit maupun yang mudah. Yang panjang maupun yang singkat. Selalu ada…


BSM Terima Penghargaan Service Excellence Award 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) kembali menoreh prestasi sebagai  Award Service Excellence Award 2012. Penghargaan kali ini diberikan oleh  Carre Customer Satisfaction & Lo...

Bedah Film Negeri 5 Menara di Universitas Mercubuana
Karya Anak bangsa yang mulai tayang perdana 1 Maret 2012 ini terus mendapat apresiasi yang luar biasa dari masyarakat Indonesia. Salah satunya melalui Bedah Film Nasional N5M ...

Baso Jadi Nominator di Festival Film Bandung
Alhamdulillah, Film Negeri 5 Menara yang disponsori oleh  iB Perbankan Syariah bank Indonesia mendapatkan apresiasi dari masyarakat Indonesia baik dalam maupun luar negeri . ...

Ekonomi Syari’ah, Kunci Atasi Krisis Global
Berbagai kelemahan yang terdapat pada bank konvensional menjadi isu utama penyebab krisis keuangan global. System ekonomi syari’ah memiliki daya tahan yang kuat terhadap kri...


Peluang