• Senin, 26 Ramadhaan 1431/ 6 September 2010
 
 

Bagaimana Membantu Palestina Tanpa Risiko!?

Rakyat Mesir tahu, baru sekitar satu setengah tahun yang lalu, mereka merasa sesak dan tak berdaya ketika Gaza diserang dan dihancurkan. Mereka berontak, ingin sekali melakukan sesuatu untuk orang-orang Palestina, tapi apa daya, Israel begitu kuat "cengkeramannya" terhadap negara itu.

Bukan hanya di Mesir, tapi juga di negara-negara Arab lainnya yang notabene dekat dengan Israel. Padahal, dibandingkan dengan negara-negara Arab yang ada, Israel hanya sebuah negara (hasil rampasan) yang relatif kecil. Dan mungkin, inilah yang ada dalam pikiran orang-orang di sini dan di sana, di setiap negara "tertindas" ... Melakukan aksi demo adalah risiko besar yang berakhir dengan patahnya salah satu tulang iga, atau mungkin dalam penjara.

Bagi mereka yang tidak bisa protes untuk alasan ini atau alasan fisik atau non-fisik lainnya; mungkin catatan di bawah ini bisa membantu... Dengan menggaris-bawahi beberapa hal yang dapat kita lakukan dalam kehidupan normal kita sehari-hari. Sebagian besar dari kita mungkin, tapi mungkin akan selalu perlu diingatkan. Sekecil apapun usaha kita, memberi arti.

  1. Bangunlah kembali kesadaran! Dengan teman-teman Anda di tempat kerja, universitas, .. dan dengan segala cara yang mungkin kita tahu dan setiap cara yang mungkin kita bisa lakukan!
  2. Boikot! Boikot barang Zionis, perusahaan & pendukung Zionis. Ingat, kita tidak akan mati kelaparan atau kehausan jika (misalnya) kita tidak membeli makanan cepat saji atau tidak minum sebuah merek soft drink yang jelas-jelas mempunyai afiliasi dengan Yahudi Israel. Tapi jika kita membelinya, maka mungkin akan ada anak-anak Palestina yang tengah sekarat karena satu sen yang kita keluarkan.
  3. Berdoalah! Tidak peduli di manapun dan siapapun Anda ... berdoa!
  4. Investasi pada generasi berikutnya. Anak-anak hari ini adalah masa depan, anak-anak dewasa ini adalah hari esok.. Jika Anda mempunyai anak pastikan Anda membesarkan mereka dengan cara yang menakjubkan untuk menjadi seperti Anda atau bahkan lebih baik: mengajar mereka martabat, mengajar mereka untuk menjadi manusia yang sebenarnya dan mengajar mereka untuk melakukan segalanya untuk keadilan! ... Bahkan Jika Anda tidak punya anak, Anda masih dapat melakukannya dengan anak-anak lain dalam keluarga atau anak-anak dari teman-teman Anda.
  5. Senyum! Ya!, senyum! walaupun dalam kondisi yang sulit. Orang-orang di luar sana, suka melihat kita bersedih, mereka senang melihat orang Islam putus asa. Jadi, ubahlah energi negatif menjadi energi positif! Kita selalu lebih kreatif, terorganisir dan aktif ketika kita sedang bahagia atau setidaknya tidak sedih.
  6. Donasi. Tidak terlalu penting jika Anda kaya atau miskin .. donasi ... ... bahkan jika hanya bisa menyumbangkan setu sen saja!
  7. Jika hati kita tidak tergetar karena peristiwa ini, mungkin sekarang saatnya kita bertanya pada diri kita, siapa kita sebenarnya.

(sa/ptt)

Selasa, 01/06/2010 19:19 WIB | email | print | share
 
 
 
 

Dunia Lainnya

Dunia
membuka hati dan pikiran kita
 
   
 
 

PELUANG

 
 
 

Simulasi Tabungan Rencana
Menabung adalah bagian dari perencanaan keuangan untuk masa depan. Namun, terkadang dengan segala kebutuhan dan kenaikan harga kebutuhan sehari-hari terkadang menabung adalah ...

Kartu ATM SiAga Syariah
Fasilitas layanan kepada nasabah untuk melakukan transaksi perbankan dengan perangkat mesin ATM (Automated Teller Machine) yang dimiliki atau ditunjuk oleh Bank Bukopin a. Man...

Giro Utama iB
Giro Utama iB, adalah rekening koran wadiah dari Bank Mega Syariah yang memungkinkan Anda mengelola dana dengan nyaman sesuai kebutuhan. Menyimpan dana sesuai syariah dan mend...

BNI Syariah KC Jaktim Sukses Galakkan Tabungan iB Masuk Sekolah
Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah Kantor Cabang Jakarta Timur melalui Tabunganku iB yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia menggalakkan Tabungan ini ke sekolah-sekolah. Progra...

 
 
 
 
 
 
 
Education Corner

Anak Pemarah

Saya wanita bekerja dengan 4 anak yg masih kecil-kecil paling besar kelas lima SD, saya membesarkan anak-anak sendiri tanpa didampingi suami karena suami jauh. Karena saya sendiri kadang-kadang dalam mendidik anak saya terlau emosional.

 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Dr. Indah SPKK, Rawat Pasien dengan Senyum Indah

Ketika ditanya apa alasannya mau menjadi relawan di LKC, Dokter Indah menjawabnya dengan senyuman. "Motivasinya hanya untuk berbagi dengan sesama."

 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Pengungsi Sinabung, Logistik Masih Minim

Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumut beberapa hari ini cenderung menurun. Namun, segala kemungkinan bisa saja terjadi, seperti meletusnya gunung ini Minggu (29/8) dini hari yang di luar prediksi para ahli.