
Tidak ada manusia di planet ini yang berpikir bahwa Taliban adalah ancaman terhadap perekonomian Barat—utamanya Amerika. Namun ingat, Uni Soviet dulu jatuh tanpa kehancuran militernya.
Mari kita pikirkan kenapa Jerman kalah melawan Rusia. Pertempuran Stalingrad adalah titik balik. Sebuah pertempuran besar untuk sebuah kota di garis depan dan Jerman harus terus mengirim pasukan dan persediaan makanan dan senjata serta bahan bakar, menyusuri jalur suplai panjang dari Jerman ke Stalingrad.
Pada saat yang sama tentara sedang sekarat dan semua sumber makanan yang sedang dikonsumsi tidak ada atau rusak sehingga mereka hanya bisa bertahan sementara. Dalam hal ini Nazi Jerman adalah sumber daya yang terkuras secara terus-menerus. Seandainya waktu itu Jerman keluar dari arena perang, mereka selamat.
AS dan Nato juga memiliki garis suplai yang panjang ke Afghanistan. Orang lupa bahwa dengan perang modern, pertimbangan dasar yang sama dari pasokan makanan dan amunisi masih dibutuhkan. AS dan Nato menghabiskan banyak uang untuk perang dan pada gilirannya akhirnya ditimpakan kepada para rakyat yang membayar pajak.
Perekenomian Amerika yang terlihat solid bertahun-tahun, terbukti rapuh. Hanya kurang dari satu tahun, sumber daya di Amerika tersedot dan segera berada dalam krisis. Secara psikologis, orang-orang Amerika dan Barat pun digempur dengan isyu kiamat 2012, dan berbagai konspirasi besar yang sudah diendus oleh rakyatnya. (sa/islamicawakening)
"Sistem perbankan yang saling menguntungkan, dengan keanekaragaman produksi dan skema keuangan yang lebih variatif" Sistem perbankan syariah adalah alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan kedua belah pihak (nasabah dan bank), yang di dukung oleh keanekaragaman produk dan skema keuangan yang lebih variatif, dan dilakukan secara transparan agar adil bagi kedua belah pihak.
Namaku Siko, lengkapnya Siko Tjikoa, usia 27 tahun, aku tak pernah menulis cerita, sekedar untuk berbagi maka aku ceritakan sebisaku, sebelumnya mohon maaf jika mungkin banyak hal yang tidak sesuai dengan anda para pembaca.
Tak disangka, Islamic Book Fair (IBF) ke-9 yang baru usai 14 Maret lalu menyimpan kenangan bagi saya. Setidaknya, atas izin Allah swt, saya bertemu beberapa kawan saya yang telah terpisah selama tujuh tahun. Dan kami bertemu di stand bank syariah di pameran buku tersebut.
Bank Syariah Bukopin (BSB) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp831 juta, artinya total laba tersebut naik sebesar 110,77 persen dari tahun lalu yang rugi sebesar Rp7,71 milyar. Hal ini terungkap saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan BSB Selasa (12/3) lalu.
Dengan adanya perbankkan syariah pertumbuhan ekonomi akan semakin terjamin dari kehalalnya. Karena produk-produk yang di tawarkan oleh perbankan syariah adalah sebuah produk yang mana berlandaskan dengan hukum-hukum syariah yang telah Allah berikan dan diolah sedemikian mungkin sehingga masyarakat luas menjadi tahu.
Salah satu contoh dari pertanyaan yang mereka ajukan adalah saat mereka bertanya tentang - bra/bh, mereka bertanya apa fungsinya dan mengapa mereka tidak dipakaikan juga
Tiga warga Desa Sukorejo, Bojonegoro, terjangkit Demam Berdarah. Tak menunggu lama, tim ACT yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia langsung terjun ke lokasi melakukan fogging.