Bahasa Arab Yang Makin Ditinggalkan Oleh Pemuda Arab

Selasa, 02/03/2010 19:15 WIB | Arsip | Cetak

Inilah satu lagi fenomena yang aneh di tanah Arab. Anak-anak muda di jazirah ini menyimpan perasaan inferior yang sangat berat pada bahasa sehari-hari mereka. Mereka menganggap bahasa Arab tidak keren dan kampungan. Ini terutama terjadi pada anak-anak muda di perkotaan.

Lihatlah t-shirt yang dibuat di Arab. Semakin sedikit yang menggunakan bahasa Arab, digantikan dengan kaos-kaos berbahasa Inggris atau Prancis.

"Arab masih sangat hidup sebagai suatu bahasa, tetapi orang-orang muda semakin menjauh dan lebih jauh dari bahasa arab," kata Suzanne Talhouk, yang memimpin organisasi "Fael Ummer" yang menjalankan kampanye bahasa Arab. "Beberapa anak-anak muda Arab tidak mampu menulis dengan benar dalam bahasa Arab, dan banyak mahasiswa yang kami wawancarai bahkan tidak mampu membaca alfabet Arab."

"Di sekolah saya, lebih keren berbicara bahasa Prancis. Bahasa Arab dipandang rendah," kata Natahalie, seorang siswa SMA.Menurut beberapa orang guru mengatakan, masalah itu sebenarnya mulai dari rumah anak-anak itu sendiri. "Banyak orang tua cenderung berbicara dengan anak-anak mereka dalam bahasa Inggris atau Prancis," kata Hiba, yang mengajar bahasa Arab di sebuah sekolah dasar.Menurut Talhouk "beberapa orangtua bahkan meminta alamat guru anak-anak mereka dalam bahasa Prancis atau Inggris jika mereka tidak mengerti bahasa Arab. Ini menyedihkan. Orang Arab tidak seharusnya malu dengan bahasa mereka."."Menulis dalam bahasa Arab tidak lagi mode di kalangan anak muda," kata Talhouk.

Haduh, orang muda Arab, betapa banyak orang di sini, ingin bisa berbahasa Arab supaya bisa memahami Al-Quran! (sa/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang