Bahkan Bangsa Maya Pun Muak Dengan Kiamat 2012

Dari mana asalnya gonjang-ganjing kiamat 2012 bermula? Seperti yang diberitakan selama ini, akhir dunia versi 2012 diambil dari kalender bangsa Maya yang akan “habis” pada 21 Desember 2012.
Lantas bagaimana tanggapan dari bangsa Maya sendiri? Ternyata, mereka sendiri pun sudah muak, jengkel, dan geram dengan hal ini.
Pixtun Chili Apolinaro benar-benar bosan dibombardir dengan pertanyaan-pertanyaan seputar itu. Pixtun adalah seorang bangsa Maya. “Saya kembali dari Inggris tahun lalu, dan orang-orang terus bertanya, saya muak dengan hal ini!" geramnya.
Chili Pixtun, berasal dari Guatemala, mengatakan bahkan teori kiamat musim semi dari Barat, bukan berasal dari ide-ide bangsa Maya.
Jose Huchim, seorang arkeolog Maya Yucatan menyatakan, "Saya pergi ke beberapa komunitas berbahasa Maya dan meminta mereka menceritakan apa yang akan terjadi pada tahun 2012, mereka bilang, mereka tidak tahu. Bahwa dunia akan berakhir (di tahun 2012)? Mereka tidak percaya! Kami memiliki keprihatinan nyata pada apa yang terjadi hari ini, seperti hujan."
Stuart, seorang spesialis dalam epigrafi Maya di University of Texas di Austin juga mengeluarkan pendapat. "Bangsa Maya tidak pernah mengatakan dunia akan berakhir, mereka tidak pernah mengatakan sesuatu yang buruk akan terjadi dengan sendirinya."
Sebaliknya, Guillermo Bernal, seorang arkeolog di Universitas Otonom Nasional Meksiko mengatakan bahwa kiamat 2012 itu “sangat Kristen.” Menurut Bernal, itu bisa jadi karena masyarakat Barat selama ini merasa “lelah” dengan kehidupan mereka yang tanpa tujuan. Nah! (sa/msnbc)
Lainnya (Arsip)
- Peran Israel Dalam Menghancurkan Iraq dan Pakistan
Kamis, 26/11/2009 06:21 WIB - Di Balik Makan Malam di Gedung Putih: Siapa Yahudi Paling Terkemuka Saat Ini?
Rabu, 25/11/2009 17:40 WIB - Detik-Detik Puncak Ibadah Haji, Saudi Siaga
Rabu, 25/11/2009 16:20 WIB - Ribuan Warga Syi'ah Wuquf di Karbala
Rabu, 25/11/2009 13:22 WIB - Simbol Pasukan Nazi di Helm Prajurit NATO
Rabu, 25/11/2009 12:42 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




