Bailout 5 Trilyun Dolar Untuk Bisnis Porno AS

Jumat, 29/05/2009 08:34 WIB | Arsip | Cetak

Ada-ada saja AS. Setelah menggelontorkan dana trilyunan dollar untuk perbankan sebagai bailout, kini bisnis esek-esek di negeri itu menuntut hal yang sama: bailout untuk menyegarkan bisnis seks yang lesu darah akibat hantaman krisis ekonomi global.

Seperti diketahui, krisis di AS tidak hanya menyentuh satu bagian saja (pebankan, otomotif dan perumahan) tapi juga semua sector termasuk bisnis pornografi. Semua perusahaan raksasa pornografi AS hampir pasti gulung tikar. Playboy, mesin pornografi AS yang masif, segera dijual, sementara perusahaan-perusahaan yang lainnya sudah lama menjadi bisnis home-made alias dibuat dengan biaya relative minim. Saat ini, industri pornografi AS menurun sampai titik 22%.

Menurut TMZ.com, dua orang pornographer AS Joe Francis dan Larry Flynt sedang menghadap Washington agar Kongres AS mau menggelontorkan dana sebanyak $5 trilyun untuk menyegarkan kembali indsutri porno. Kedua orang ini, walau tidak cukup terkenal, tetapi punya banyak peranan dalam perkembangan ponrografi di AS. Flynt misalnya, adalah

pendiri majalah porno popular Hustler, dan Francis pencipta seri video porno yang cukup digemari di AS. “Krisis ekonomi telah membuat orang lupa akan seks.” Ujar Flynt. “Ini saatnya bagi Kongres untuk meremajakan kembali bisnis seks di Amerika.”

Lantas, bagaimana tanggapan Kongress? Menurut Francis, “Kongres setuju untuk tetap memperhatikan kelangsungan bisnis paling penting di negara ini." Alamak! (sa/tgn)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang