Balas Sikap Turki, Supermarket Israel Boikot Produk Turki

Senin, 14/06/2010 15:41 WIB | Arsip | Cetak

Sejumlah jaringan supermarket lokal Israel mengambil sikap politik: Mereka telah memutuskan untuk memboikot produk-produk yang diproduksi di Turki.

Jaringan supermarket Israel mengumumkan bahwa mereka akan berhenti bekerja sama dengan pemasok dari Turki. Di antara perusahaan-perusahaan yang terlibat adalah Blue Square, yang mengoperasikan supermarket Mega, Mega in the City dan Mega Bul Store, yang mengimpor tepung dan pasta dari Turki, melalui label sendiri.

Hubungan dengan perusahaan Turki mulai bermasalah sekitar sebulan lalu, namun baru-baru ini rusak, kata pihak perusahaan.

"Jaringan supermarjet Mega mengindahkan suara masyarakat Israel dan telah memutuskan untuk menghentikan impor produk pasta dan tepung dibawah label sendiri, yang diproduksi di Turki, dan akan mencari sumber alternatif untuk produk-produk sejenis," kata supermarket Blue Square kemarin Ahad (13/6).

Rami Levy, pemilik jaringan supermarket eponymous, mereka juga memutuskan untuk memutus hubungan untuk alasan ideologi dan hati nurani, hal itu akan dapat diterima bagi kami untuk tidak melakukan apapun ketika orang-orang Turki berperilaku seperti itu kepada kami. Ini adalah sikap minimum yang dapat kami lakukan."

Levy mengatakan bahwa di bawah label sendiri, supermarketnya mengimpor pasta, piring kertas dan kecap dari Turki, namun untuk saat ini, "Kami dapat dengan mudah mengimpor piring sekali pakai dari Cina, pasta dari Italia - dan kami akan menemukan tempat lain yang dapat mengimpor kecap juga."

Rami Levy dan Blue Square mengatakan bahwa mereka akan menghapus barang dari Turki yang berlabel mereka sendiri, dan mereka akan terus menjual produk lain yang dibuat di Turki sampai habis.

Rafi Sheffer, CEO perusahaan Brand of You, yang memiliki jaringan yang lebih kecil, mengatakan bahwa dia belum memutuskan apakah akan memotong hubungan dengan produsen dari Turki, dan bersikap kritis terhadap pernyataan Levy.

"Rami Levy memiliki banyak produk pada rak supermarketnya yang dibuat di Turki, di bawah merek yang berbeda. Jika ia benar-benar memboikot item-item barang Turki, ia seharusnya tidak hanya mengeluarkan produk-produk dari Turki di bawah label sendiri," kata Sheffer, yang perusahaannya dan Levy saat ini terlibat dalam sengketa bisnis.

Jaringan supermarket Super Sol, yang terbesar di negara itu, mengatakan kemarin bahwa mereka akan mengevaluasi hubungan dagang mereka dengan perusahaan-perusahaan Turki.(fq/hrz)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang