Bangladesh Putuskan Kembali ke Sistem "Sekuler"

Senin, 22/02/2010 09:22 WIB | Arsip | Cetak

Tingkah negara bermayoritas berpenduduk muslim seperti ini sangat tidak layak untuk ditiru oleh negara-negara Muslim lainnya.

Menteri hukum dan keadilan Bengali - Syafiq Ahmad mengatakan bahwa negaranya memutuskan untuk kembali ke sistem pemerintahan "sekuler" sebagai prinsip konstitusional filsafat negara.

Hal ini muncul di balik sebuah putusan yang disampaikan oleh Mahkamah Agung Bangladesh yang memutuskan untuk mengamandemen konstitusi negara yang telah diperkenalkan setelah kudeta militer pada tahun 1975, seperti dilaporkan Reuters.

Menteri menambahkan, "Dipandang dari ketentuan, konstitusi sekuler tahun 1972 akan kami hidupkan kembali," menambahkan bahwa ia tidak keberatan saat ini, untuk kembali ke empat prinsip negara, yaitu demokrasi, nasionalisme, sekularisme, sosialisme, sebagaimana dianjurkan oleh undang-undang negara pada tahun 1972."

Langkah ini dilakukan justru pada saat perdana menteri Bangladesh Sheikh Hasina yang di dukung partai Islam di negara tersebut sedang berkuasa.

Penempatan kata "sekuler" dari konstitusi yang didirikan oleh pendiri negara Bangladesh Mujibur Rahman, setelah kudeta militer yang memecatnya di tahun 1975, menewaskan sebagian besar anggota keluarganya, sementara dua orang anak perempuannya selamat, salah satunya adalah Sheikh Hasina.

Mahkamah Agung Bangladesh telah menetapkan keputusan mereka di awal bulan ini, namun kelompok oposisi dari partai nasional Bangladesh beserta sekutunya Jamaat Islam akan mengajukan banding atas keputusan Mahkamah Agung tersebut. (fq/imo)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang