Basis Militer Nato di Kabul Diguncang Serangan Bom

Jumat, 13/11/2009 15:27 WIB Cetak |  Kirim

Hampir bersamaan dengan serangan bom di Pakistan, serangan bom juga terjadi di basis militer Nato, di kota Kabul, Afghanistan, hari ini, Jumat (13/11). Ledakan yang berasal dan bom mobil melukai tiga pasukan asing dan tiga warga sipil Afghanistan.

Aparat keamanan Afghanistan mengatakan, serangan bom bunuh diri dengan menggunakan mobil itu diduga targetnya adalah konvoi kendaraan pasukan koalisi yang akan masuk ke Camp Phoenix, basis militer NATO yang juga menjadi tempat pelatihan bagi pasukan militer Afghanistan

Pasukan Afghanistan dan pasukan koalisi mengisolasi tempat kejadian. Sementara seorang sopir taxi bernama Nabi mengatakan, ia mendengar suara "ledakan besar" saat sedang melintas ke arah Jalalabad Road, tempat lokasi ledakan. "Tiba-tiba semuanya gelap. Saya berusaha keluar dari jalan itu. Saya tidak tahu apa yang terjadi setelah itu," kata Nabi.

Saksi mata lainnya menyatakan melihat kobaran api yang tidak terlalu besar beberapa saat setelah bunyi ledakan. Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggungjawab atas serangan yang terjadi di saat pemerintahan Barack Obama di AS sedang melakukan pembicaraan intensif soal strategi baru di Afghanistan. Salah satunya, dengan mengirimkan pasukan tambahan untuk menghadapi perlawanan Taliban. Namun Obama masih belum memberikan keputusan atas rencana itu.

Komandan militer AS dan NATO di Afghanistan Jenderal Stanley McChrystal meminta tambahan sekitar 40.000 pasukan untuk memperkuat 100.000 pasukan koalisi asing yang sekarang ada di Afghanistan. Tapi secara mengejutkan, Dubes AS untuk Afghanistan, Karl Eikenberry mengirim pesan rahasia pada pemerintahnya bahwa ia menentang pengiriman pasukan tambahan ke Afghanistan, dengan alasan maraknya korupsi dalam pemerintahan Presiden Afghanistan, Hamid Karzai. (ln/aljz/bbc)


(Arsip Dunia Islam)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG