Bentrok Kembali Warnai Kashmir

Rabu, 27/05/2009 12:45 WIB | Arsip | Cetak

Tewasnya seorang pemuda dari kelompok Muslim Kashmir berujung pada bentrokan fisik. Salah seorang saksi mata menyebutkan, sebanyak 20 orang mengalami luka cukup serius dalam perseteruan yang terjadi antara Muslim Kashmir dengan polisi India pada hari Selasa (26/5) kemarin. Peristiwa ini terjadi ketika berlangsungnya protes besar-besaran yang dilatarbelakangi tewasnya seorang pemuda muslim korban kekerasan dalam demonstrasi yang berlangsung minggu lalu.

Ratusan demostran Muslim Kashmir yang murka akibat peristiwa itu menyerukan kemerdekaan, dan berulang kali mereka memekikan kalimat takbir. Aksi ini terjadi di ibukota Srinagar, sebagai wujud protes akibat tewasnya Ayub pemuda berusia 22 tahun. Ayub tewas akibat luka yang ia derita di bagian kepala. Sebuah peluru dari gas air mata milik tentara penjajah India menghantam kepala Ayub ketika para polisi melakukan pembubaran paksa terhadap demonstran yang mengatsnamakan dirinya kelompok anti India.

Momen ini dimanfaatkan oleh Muslim Kashmir untuk menunjukan perlawanan mereka, Selasa kemarin demontrasi tak hanya terjadi di Srinagar saja tapi juga turut meluas hingga ke wilayah sekitarnya. Aksi lempar batu yang dilakukan para pendemo ke arah polisi anti huru-hara India berbalas tembakan gas air mata. Seorang penduduk bernama Althaf Ahmad mengatakan, aksi seakan tak kenal henti, para demonstran membakar ban dan memblokade jalan, dan polisi India membalasnya dengan tembakan gas air mata untuk membubarkan kerumunan massa. (ism/sn)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang