Biaya Perang AS di Irak dan Afghanistan 1 Triliun Dolar

Sabtu, 16/01/2010 06:29 WIB | Arsip | Cetak

Sumber-sumber pemerintah AS mengungkapkan bahwa perang di Irak dan Afghanistan menggunakan uang para pembayar pajak Amerika sejak tahun 2001, lebih dari satu triliun dolar.

Pengumuman ini dibuat dengan harapan Presiden Barack Obama akan meminta lagi 33 miliar dolar untuk membiayai pengiriman pasukan tambahan ke Afghanistan tahun ini.

Menurut kantor berita Reuters bahwa tahun ini adalah tahun pertama yang menghabiskan uang di Afghanistan lebih dari yang dihabiskan di Irak dengan lambatnya operasi militer AS di Irak dan percepatan di Afghanistan.

Organisasi yang bernama "Proyek Prioritas Nasional," sebuah organisasi non-partisan yang memaparkan diagram anggaran untuk biaya perang yang diperbarui terus-menerus menyatakan: "Kongres menyetujui 1.05 triliun dolar untuk perang di Irak dan Afghanistan."

Organisasi tersebut menjelaskan bahwa jumlah uang yang melebihi satu triliun dolar, disetujui pada bulan lalu ketika para anggota parlemen menyetujui rancangan undang-undang yang menyebutkan bahwa anggaran pertahanan AS untuk tahun fiskal 2010, meliputi 128 triliun dolar dihabiskan untuk perang sampai 30 September.

Organisasi ini mencatat bahwa total satu triliun dolar termasuk terkait biaya perang yang dikeluarkan oleh Departemen Luar Negeri, seperti mengamankan kedutaan.

Dari jumlah anggaran yang besar ini telah dihabiskan 747.3 miliar dolar untuk perang di Irak sejak AS memimpin invasi ke negara pada tahun 2003, dialokasikan 299 miliar dolar untuk Afghanistan, yang digunakan Amerika Serikat untuk menyerang Afghanistan dengan dalih memerangi al Qaeda dan menggulingkan Taliban setelah serangan September 11, 2001.

Termasuk dana perang dari tahun fiskal 2010 , yang berakhir pada 30 September. 72 miliar dolar untuk Afghanistan dan 64.5 miliar dolar untuk Irak.(fq/imo)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang