Ada Usamah bin Laden dengan Kaos "I Love Guantanamo" di Stasiun Kereta AS

Para penumpang kereta bawah tanah Metro di Amerika akan disambut dengan sebuah papan reklame/billboard dengan senyuman dari wajah orang nomor satu yang paling di cari diseluruh dunia - Usamah bin Laden. Uniknya poster tersebut menggambarkan Usamah mengenakan kaos yang bertuliskan "I Love Guantanamo".
Billboard yang menampilkan musuh nomor satu Amerika tersebut, berada tidak jauh dari Gedung Putih, dan merupakan bagian dari kampanye dari para aktivis yang ditujukan untuk menyoroti Al-Qaidah yang menggunakan pusat penahanan AS sebagai alat rekrutmen.
Papan reklame di stasiun kereta bawah tanah metro diharapkan akan "mengingatkan para pembuat kebijakan AS bahwa penyiksaan adalah ilegal, tidak etis dan Guntanamo menjadi alat untuk merekrut anggota baru dari jaringan Al-Qaidah yang dipimpin Usamah bin Laden," kata pembuat papan billboard dari kelompok aktivis Avaaz.
Avaaz percaya Guantanamo adalah sebuah simbol kuat untuk "perang melawan teror" dan penyiksaan yang berlebihan yang telah dilakukan oleh mantan presiden George W. Bush di Guantanamo telah membuat Al-Qaidah memainkan fakta ini untuk menarik anggota baru.
Papan reklame yang lain menampilkan mantan wakil presiden Dick Cheney, yang dengan tegas membela teknik interogasi kontroversial di era Bush, membuat sebuah pertanyaan: "Mungkinkah Al-Qaidah menjadi recruiter terbaik?"
Presiden Barack Obama, yang telah bersumpah untuk menutup kamp Guantanamo pada bulan Januari, ditampilkan dalam billboard ketiga, tampak termenung, di samping slogan dari pidato pelantikannya: "Kami menolak sebuah pilihan palsu di antara keselamatan kami dan cita-cita kami."
Kampanye iklan yang ditujukan untuk menutup pusat penahanan AS di Teluk Guantanamo, saat ini sedang berlangsung di stasiun kereta metro di utara Farragut, yang merupakan salah satu stasiun yang paling dekat dengan Gedung Putih, dan kantor surat kabar harian Washington Post.(fq/aby)
Lainnya (Arsip)
- Sutradara Yahudi dan Skandal Seks 30 Tahun Yang Baru Diungkap
Rabu, 30/09/2009 08:05 WIB - Bilakah The Simpson Menjadi Alat Perdamaian Palestina?
Rabu, 30/09/2009 07:44 WIB - Taliban Masih Menguasai Afghanistan
Rabu, 30/09/2009 05:53 WIB - Dua Agen CIA Diklaim Tewas di Tangan Al-Shabaab
Selasa, 29/09/2009 16:23 WIB - AS Kesulitan Keluar Dari Afghanistan
Selasa, 29/09/2009 13:37 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




