Bintang Lapangan Hijau Muslim di Piala Dunia 2010
Mata masyarakat dunia kini sedang tertuju ke Afrika Selatan karena di sana sedang berlangsung laga tim sepakbola dari seluruh dunia untuk memperebutkan "Piala Dunia" 2010.
Negara Muslim yang ikut serta dalam World Cup tahun ini memang bisa dihitung dengan jari, tapi ternyata banyak pemain muslim yang turun ke lapangan hijau meski tidak memperkuat tim dari negara-negara muslim. Siapa saja mereka?
Nicolas Anelka: menjadi salah satu pesepakbola muslim yang namanya cukup diperhitungkan. Pemain yang pernah memperkuat tim nasional Perancis dan kini bergabung dengan tim Inggris Chelsea ini masuk Islam pada tahun 2004, saat ia masih bermain untuk klub sepakbola Manchester.
Pada surat kabar The Independent, Anelka berkomentar tentang keislamannya, "Agama saya memberikan kestabilan dan memperkuat pijakan kaki saya di dunia ini. Agama saya membantu saya untuk mengenal siapa dan dimana saya berada."
Franck Ribery: ia adalah teman satu tim Anelka di tim nasional Perancis dan menjadi menjadi pesaing Anelka dalam pemilihan pesepakbola muslim paling top di dunia. Ribery yang pernah dua kali menerima penghargaan sebagai pemain sepakbola Perancis terbaik juga seorang mualaf yang memiliki nama Islam Bilal Yusuf Mohammed.
Namun sayang, prestasi sepakbolanya yang cemerlang dibayang-bayangi oleh kasus yang mengharuskannya berurusan dengan aparat penyelidikan atas dugaan keterlibatannya dalam prostitusi.
Kolo Toure: juga seorang muslim yang bermain untuk tim sepakbola Chelsea. Ia diprediksi akan menjadi bintang dalam ajang Piala Dunia tahun ini. Pesepakbola asal Pantai Gading yang memang berasal dari keluarga muslim ini, punya dua saudara yang juga dikenal sebagai bintang lapangan hijau; Yaya dan Ibrahim Toure.
Sulley Muntari: pesepakbola yang memperkuat tim nasional Ghana. Pada bulan Ramadan tahun 2009, ia menjadi buah bibir, ketika manajer timnya, Jose Maourinho menariknya dari sebuah pertandingan dengan alasan Muntari tidak berenergi karena sedang puasa. Maurinho melontarkan pernyataan kontroversial yang mengatakan bahwa pemain timnya seharusnya tidak berpuasa dulu jka ingin bertanding.
Khalid Boulahrouz: Khalid: julukannya "Khalid the Cannibal" disebut-sebut sebagai julukan paling keren dalam dunia olahraga. Ia memperkuat tim nasional Belanda, yang meski tidak sepopuler tim Brazil dan Argentina, tim Belanda cukup menjadi perhatian dalam ajang Piala Dunia 2010.
Zinedine Zidane: meski tidak turun ke lapangan dalam World Cup tahun ini dan sudah menyatakan pensiun dari dunia sepakbola tahun 2009 lalu, ia tetap menjadi seorang muslim yang menorehkan sejarah dalam sepakbola dunia, bukan cuma karena insiden ketika Zidane menjedotkan kepalanya pada pemain Italia, Marco Materazzi saat final Piala Dunia tahun 2006, karena Materazzi melontarkan hinaan pada Zidane, tapi karena Zidane memang seorang pemain sepakbola yang handal, terbukti ia pernah tiga kali terpilih sebagai pemain sepakbola terbaik pilihan FIFA. (ln/mux)
Lainnya (Arsip)
- Tragedi Hamid Al-Daradji, Penerjemah Amerika yang Dibunuh Anaknya Sendiri
Senin, 21/06/2010 15:33 WIB - Kapal "Maryam", Misi Aktivis Perempuan Lebanon Melanjutkan Freedom Flotilla
Senin, 21/06/2010 15:12 WIB - Antisipasi Terulangnya Kasus Mabhuh, Dubai Tambah Kamera CCTV
Senin, 21/06/2010 13:53 WIB - Ratusan Demonstran Blokir Kapal kargo Israel
Senin, 21/06/2010 13:23 WIB - AS Pendusta, Ternyata Tidak Ada Penarikan Pasukan Secara Besar dari Afghanistan
Senin, 21/06/2010 13:02 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




