Biro Politik Hamas Tuntut Bentuk Pengadilan Kejahatan Perang Internasional atas Israel

Kamis, 09/11/2006 13:32 WIB | Arsip | Cetak

Biro Politik Hamas Khaled Mishal menyerukan pembentukan Pengadilan Kejahatan Perang Internasional untuk mengadili para pemimpin penjajah Zionis Israel, terutama Ehud Olmert dan Menteri Perang Israel, Omeir Peretz, juga Kastaf AD Israel Dan Halots. Ketiga orang itu terlibat dalam pembantaian yang dilakukan atas bangsa Palestina.

Dalam konferensi pers kemarin (8/11), Mishal yang sedang berada di Damaskus mengomentari pembantaian Israel yang sangat sadis di Beit Hanun pada pagi harinya. Mishal menegaskan bahwa hari ini adalah hari duka dalam memori Arab dan dunia Islam. Ia menjelaskan bom bom Zionis Israel yang jatuh di tengah rakyat Palestina tidak membabi buta tapi dilakukan secara fokus pada sasaran dan memang diarahkan. Mishal dalam kesempatan itu juga menyampaikan turut duka cita kepada para keluarga syuhada di Beit Hanun yang hingga kini tetap bertahan di perbatasan.

“Kami mengecam pembantaian tidak hanya dengan kata-kata, tapi dengan tindakan. Kami akan menempuh jalur politik dalam hal ini. Juga jalur perlawanan dengan segenap aspeknya yang akan segera kami lakukan,” ujar Mishal. Mishal menambahkan meskipun sulit perlawanan dilakukan di Palestina karena blokade Israel yang demikian ketat akan tetapi, “Kami percaya penuh kepada sayap militer kami, bahwa mereka pasti bisa melakukan pembalasan atas pembantaian di Beit Hanun.”

Mishal juga mengatakan AS turut bertanggung jawab atas pembantaian itu karena telah memberi payung politik kepada Israel dalam melakukan ekspansi militer di Beit Hanun. AS beberapa waktu lalu mengatakan bahwa tindakan Israel di Ghaza adalah tindakan membela diri. (na-str/ikhol)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang