Bisnis Rompi Anti Peluru Pakistan-AS

Selasa, 02/03/2010 09:50 WIB | Arsip | Cetak

Ada bisnis dibalik perang-perang AS sebenarnya sudah menjadi rahasia umum. Perang-perang AS di negara-negara seperti Irak dan Afghanistan menghidupi perusahaan-perusahaan jasa keamanan swasta semisal Blackwater dengan cara menyewa tentara bayaran mereka untuk menjaga para pejabat-pejabat dan kepentingan AS di medan peperangan.

Belakangan ini, AS gencar memprovokasi pemerintah Pakistan untuk menggelar operasi militer untuk mengejar para anggota Taliban atau Al-Qaida yang diklaim bersembunyi di Pakistan. Dan sekarang, Pakistan menjadi zona perang baru buat AS meski tidak sebesar dan seterbuka perang AS di Irak dan di Afghanistan. Perang ini pun nampaknya tak luput dari kesempatan bisnis yang diincar AS.

Pemerintah Pakistan pun memutuskan untuk melengkapi aparat militernya yang sedang ditugaskan memburu kelompok Taliban di North West Frontier Province-satu dari empat provinsi di Pakistan-dengan rompi anti peluru yang akan dibeli dari negara AS sebanyak 3.320 rompi senilai 2,1 juta USD.

Kedutaan Besar AS di Islamabad membenarkan informasi itu dan menyatakan bahwa kementerian dalam negeri Pakistan sudah mengeluarkan "No Objection Certificate" sebagai dokumen pengiriman rompi-rompi anti peluru tersebut dari AS. Juru Bicara Kedutaan juga mengatakan bahwa rompi-rompi itu sebenarnya sudah sampai di Pakistan pada 28 Desember 2009, tapi masih tertahan di bandara Islamabad karena masalah yang berkaitan dengan "logistik." Akibatnya, AS harus membayar biaya sewa gudang sebesar 1.800 USD. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang