Boikot Swiss!

Kamis, 03/12/2009 10:20 WIB | Arsip | Cetak

Denmark sudah pernah mengeluarkan kartun melecehkan Nabi Muhammad saw beberapa tahun silam. Kemudian dari Belanda ada nama Geert Wilders yang membuat film sampah “Fitna.” Di Jerman, jika Anda seorang Muslim, Anda harus menandatangani kontrak yang menyatakan bahwa Anda akan menerapkan budaya Jerman. Prancis tak ketinggalan, presidennya melarang jilbab.

Sekarang, Swiss ikut-ikutan pula. Negara itu secara resmi melarang kubah masjid. Disinyalir, ini adalah langkah-langkah yang digunakan untuk menghambat laju pertumbuhan Islam di Eropa. Seperti diketahui, saat ini Eropa menjadi benua yang paling pesat pertumbuhan orang Islamnya.

Banyaknya orang yang kemudian memeluk Islam di negara itu sudah menimbulkan ketakutan. Ini adalah perang yang lain terhadap Islam.

Islamicboard.com mengajak Muslim di seluruh dunia untuk mulai memboikot produk-produk Swiss. Bahkan seorang pejabat dari Turki sudah meminta warga Muslim di seluruh dunia untuk menarik rekeningnya yang ada di bank Swiss.

Menurut islamicboard, dengan cara memboikot produk Swiss, akan menjadi salah satu hal yang cukup efektif. Dan ini mudah karena bisa dilakukan oleh semua orang di seluruh dunia. Setiap produk memiliki barcode. Nah, dalam barcode itu bisa diketahui dari mana gerangan suatu produk berasal. 3 digit pertama dari barcode itu menunjukkan darimana si produk berasal.

Untuk lebih jelasnya, produk-produk dari Israel misalnya akan selalu dimulai dengan 729. Atau seperti ini: 729 3453459070.

Berikut barcode produk-produk dari beberapa Negara:

729 Israel

760 - 769 Swiss

570 - 579 Denmark (contoh: 570, 571... 579)

870 - 879 Belanda (contoh: 870,871... 879)

300 - 379 Prancis

700 - 709 Norwegia

Nah, cek dulu barcode sekarang sebelum Anda membeli suatu produk luar negeri. Paling aman sih, ya gunakan saja produk dalam negeri yang halal, sehat, dan murah? (sa/islamicboard)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang