Boko Haram Tolak Dialog dengan Pemerintah dan Ancam Serangan Baru

Senin, 30/01/2012 11:11 WIB | Arsip | Cetak

Kelompok Boko Haram mengesampingkan pembicaraan dengan pemerintah Nigeria dan mengancam akan melakukan serangan baru di negara Afrika yang paling padat penduduknya tersebut, yang diguncang oleh pemberontakan yang telah menewaskan lebih dari 200 orang pada tahun ini.

Boko Haram sendiri mengklaim bertanggung jawab atas aksi kekerasan yang telah menewaskan lebih dari 200 orang tahun ini di Nigeria.

Presiden Nigeria, Goodluck Jonathan secara intens dikritik karena ketidakmampuannya untuk menghentikan aksi kekerasan dan dalam wawancara dengan media pekan ini dirinya mendesak Boko Haram untuk menyatakan tuntutan mereka dan segera masuk ke dalam dialog.

Namun seruan Jonathan untuk dialog dianggap "tidak tulus", kata juru bicara Boko Haram Abul Qaqa kepada wartawan melalui telepon di kota timur laut Maiduguri, yang dianggap sebagai benteng kelompok itu.

"Kami tidak berpikir dialog mungkin dilakukan dalam situasi saat ini," tambahnya.

Dalam rekaman terbaru yang diposting di internet, pimpinan Boko Haram, Abubakar Muhammad Shekau, mengatakan bahwa dia lah yang telah memerintahkan serangan di Kano karena militer Nigeria menyiksa anggota kelompoknya.

"Saya memerintahkan dan saya akan memberikan perintah itu lagi dan lagi," katanya dalam rekaman tersebut.

Pada bagiannya Abul Qaqa mengatakan pemerintah juga menangkap loyalis Boko Haram di Sokoto. "Mereka akan mendapat serangan segera di Sokoto jika mereka tidak melepaskan anggota kami," katanya, dan memperingatkan bahwa penahanan ilegal telah merusak lebih lanjut kemungkinan adanya dialog.

"Pada hari yang sama Goodluck Jonathan keluar dan menyerukan adanya dialog sedangkan pada saat yang sama agen keamanan mereka di Sokoto menangkap sejumlah besar anggota kami dalam penggerebekan di rumah mereka," kata Qaqa.

Tuduhan Boko Haram ini datang setelah militer Nigeria mengatakan bahwa mereka berhasil menewaskan 11 anggota kelompok selama operasi Sabtu lalu di Maiduguri.(fq/afp)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

Satrio Selamat dari Jantung Bocor

Dari semenjak lahir Satrio, 21 bulan, sudah menderita jantung bocor. Tubuhnya semakin membiru, bapaknya terkendala administrasi untuk mengurus Jamkesmas. Melalui bantuan LKC Dompet Dhuafa dan PT PPA…


Wah Sarung Abak Bicara IB
Tentu sudah penasaran kita melihat  Aksi para bocah Sahibul Menar Beraksi yang ikut andil dalam membedah  langsung perbankan syariah. Hanya tinggal menunggu hari rasa penasa...

Wow, iB Hadir di Film Negeri 5 Menara
Film Negeri 5 Menara merupakan karya anak bangsa yang akan mulai tayang di bioskop-bioskop tanah air mulai 1 Maret 2012 mendatang. Film yang diproduksi oleh KG Production ini ...

BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...


Peluang