Boko Haram Tolak Dialog dengan Pemerintah dan Ancam Serangan Baru
Kelompok Boko Haram mengesampingkan pembicaraan dengan pemerintah Nigeria dan mengancam akan melakukan serangan baru di negara Afrika yang paling padat penduduknya tersebut, yang diguncang oleh pemberontakan yang telah menewaskan lebih dari 200 orang pada tahun ini.
Boko Haram sendiri mengklaim bertanggung jawab atas aksi kekerasan yang telah menewaskan lebih dari 200 orang tahun ini di Nigeria.
Presiden Nigeria, Goodluck Jonathan secara intens dikritik karena ketidakmampuannya untuk menghentikan aksi kekerasan dan dalam wawancara dengan media pekan ini dirinya mendesak Boko Haram untuk menyatakan tuntutan mereka dan segera masuk ke dalam dialog.
Namun seruan Jonathan untuk dialog dianggap "tidak tulus", kata juru bicara Boko Haram Abul Qaqa kepada wartawan melalui telepon di kota timur laut Maiduguri, yang dianggap sebagai benteng kelompok itu.
"Kami tidak berpikir dialog mungkin dilakukan dalam situasi saat ini," tambahnya.
Dalam rekaman terbaru yang diposting di internet, pimpinan Boko Haram, Abubakar Muhammad Shekau, mengatakan bahwa dia lah yang telah memerintahkan serangan di Kano karena militer Nigeria menyiksa anggota kelompoknya.
"Saya memerintahkan dan saya akan memberikan perintah itu lagi dan lagi," katanya dalam rekaman tersebut.
Pada bagiannya Abul Qaqa mengatakan pemerintah juga menangkap loyalis Boko Haram di Sokoto. "Mereka akan mendapat serangan segera di Sokoto jika mereka tidak melepaskan anggota kami," katanya, dan memperingatkan bahwa penahanan ilegal telah merusak lebih lanjut kemungkinan adanya dialog.
"Pada hari yang sama Goodluck Jonathan keluar dan menyerukan adanya dialog sedangkan pada saat yang sama agen keamanan mereka di Sokoto menangkap sejumlah besar anggota kami dalam penggerebekan di rumah mereka," kata Qaqa.
Tuduhan Boko Haram ini datang setelah militer Nigeria mengatakan bahwa mereka berhasil menewaskan 11 anggota kelompok selama operasi Sabtu lalu di Maiduguri.(fq/afp)
Lainnya (Arsip)
- Pesawat Militer Canggih Israel Jatuh, Sebabkan Kerugian 10 Juta Dolar
Senin, 30/01/2012 10:41 WIB - Partai Salafi An-Nur Mulai Bahas Kandidat Presiden Mesir Mendatang
Senin, 30/01/2012 10:40 WIB - Mufti Saudi dan Paus Peringatkan Akan "Bahaya" Situs Jejaring Sosial
Senin, 30/01/2012 08:43 WIB - Islamis Mesir Berusaha Menuai Sukses Kembali dalam Pemilu Majelis Tinggi Parlemen
Senin, 30/01/2012 08:06 WIB - Setelah 1 Dekade Diusir, Khalid Misyaal Kembali ke Yordania Bertemu Raja Abdullah
Senin, 30/01/2012 07:58 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
Satrio Selamat dari Jantung Bocor
Dari semenjak lahir Satrio, 21 bulan, sudah menderita jantung bocor. Tubuhnya semakin membiru, bapaknya terkendala administrasi untuk mengurus Jamkesmas. Melalui bantuan LKC Dompet Dhuafa dan PT PPA…



