Bom yang Dikira Mainan Meledak Menewaskan 12 Anak di Pakistan

Minggu, 26/04/2009 09:54 WIB | Arsip | Cetak

Setidaknya 12 anak-anak tewas terbunuh pada hari Sabtu kemarin di barat laut Pakistan, ketika mereka mengira sebuah bom adalah mainan, kata salah seorang pejabat.

"Anak-anak telah menemukan sebuah bom di luar sekolah khusus perempuan di desa Luqman Banda," kata seorang petugas kepolisian -Said Zaman kepada AFP.

Anak-anak yang tewas termasuk tujuan anak laki-laki dan lima anak perempuan dan berumur sekitar 5 dan 13 tahun dan tujuh diantaranya adalah masih satu keluarga, kata Zaman.

Zaman juga mengatakan bom yang ditemukan oleh anak-anak tersebut mirip dengan bola sepak bola dan anak-anak tersebut menemukannya di dekat sekolah mereka, kemudian mereka kembali ke rumah mereka, "Anak-anak tersebut kemudian mulai bermain dengan bom tersebut dan tidak beberapa lama bom itu pun meledak."

Dia mengatakan belum ada kejelasan apakah bom tersebut kesengajaan dan merupakan bagian dari aksi teroris atau murni kecelakaan, wilayah tersebut sendiri dulunya tempat para mujahidin menyebarkan ranjau-ranjau darat mereka untuk melawan pasukan artileri Sovyet selama tahun 1980 an sewaktu perang Afghanistan berlangsung.

PM Pakistan - Yusuf Raza Gilani menyatakan kesedihan dan dukacita yang mendalam atas hilangnya nyawa anak-anak yang tak bersalah dalam peristiwa ledakan bom tersebut," kata sebuah pernyataan resmi pemerintah.(fq/alby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang