Bunuh Seorang Muslim, Dua Kristen Mesir Akan di Hukum Mati

Pengadilan Mesir menjatuhkan hukuman mati terhadap dua orang laki-laki Kristen pada hari Ahad kemarin (15/11), karena membunuh seorang suami Muslim yang istrinya masuk Islam dan menentang keinginan keluarganya supaya dirinya tidak masuk Islam, kata sumber pengadilan.
Saudara laki-laki dan paman dari Mariam Atef Khilla dijatuhi hukuman setelah menerobos masuk ke rumahnya di Kairo pada tahun 2008 dan melepaskan tembakan kepadanya dan keluarganya, membunuh suaminya dan memukul tangannya. Dan bayi dari pasangan suami istri itupun ikut terluka.
Sumber pengadilan mengatakan bahwa putusan hukuman mati dari pengadilan akan dikirim untuk diperiksa ke Mufti besar negara Mesir yang memiliki otoritas tertinggi pada hukum Islam.
Mariam Atef Khilla masuk Islam tiga tahun yang lalu sewaktu akan menikah dengan suaminya, namun masuk Islamnya Khilla membuat pihak keluarga Khilla yang kristen marah, kata sumber keamanan pada saat itu.
Umat Kristen berjumlah 10 persen dari total penduduk Mesir dan hubungan dengan Mayoritas umat Muslim biasanya harmonis. Namun, sengketa atas tanah, rumah ibadah, perkawinan antar agama dan pindah agama kadang-kadang menimbulkan tindakan kekerasan.
Mesir merupakan negara yang paling serius bentrokan antara Kristen-Islam dalam satu dekade ini, sebuah peristiwa bentrokan tragis terjadi di Mesir selatan pada tahun 1999 ketika 20 orang Kristen tewas, 22 orang terluka dan sejumlah toko-toko hancur.(fq/aby)
Lainnya (Arsip)
- Di Libya, Hafizh Qur'an Sederajat Sarjana
Minggu, 15/11/2009 11:16 WIB - Antisipasi Minimnya Obat Medis, Rakyat Gaza Gunakan Pengobatan "Alternatif"
Minggu, 15/11/2009 10:40 WIB - Ratusan Yahudi Mendemo "Intel" Karena Beroperasi di Hari Sabbath
Minggu, 15/11/2009 09:54 WIB - Ketika Erdogan Berkata tentang Demokrasi
Sabtu, 14/11/2009 13:30 WIB - Al-Aqsha Tengah Sekarat, Mesir-Aljazair Malah "Perang" Gara-Gara Bola
Sabtu, 14/11/2009 12:46 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




