Bush Ubah Strategi Sikapi Iran
.jpg)
Entahlah, ini soal nyali atau sekedar taktik. Setelah berulangkali mengeluarkan pernyataan keras atas Iran karena pabrik pengembangan uraniumnya, AS kini mulai berubah menyikapi negeri para Mullah itu.
George Bush, Presiden AS, menyatakan keinginannya untuk mencari solusi krisis nuklir Iran melalui sarana diplomatik, bukan lewat senjata perang.
Pakar politik masalah Iran menyebutkan bahwa pernyataan Bush itu merupakan evaluasi strategi dan taktiknya dalam berinteraksi dengan Iran. Gunanya adalah bukan untuk meredakan keadaan tapi untuk menimpakan sanksi yang lebih berat terhadap Iran dari PBB.
Pernyataan Bush, keluar setelah ungkapan Presiden Prancis Nicola Sarkozy yang juga merubah pernyataan sebelumnya. Sarkozy mengatakan, ” Kami tidak ingin perang melawan Teheran yang tetap berkeras memproduk bom nuklir. ”
Bush dalam konferensi persnya mengatakan, “Saya berulangkali katakan bahwa saya berharap bisa meyakinkan pemerintah Iran untuk membuang obsesinya terkait pengembangan proyek senjata nuklir, dengan jalan damai. ”
Ia melanjutkan, “Dan itu artinya kita harus mengoptimalkan peran diplomatik. Kami bekerja dengan rekan-rekan kami untuk menyampaikan pesan yang jelas kepada orang-orang Iran bahwa mereka mempunyai cara yang lebih baik daripada terisolir secara ekonomi karena embargo ekonomi. ”
Namun dalam kesempatan itu, Bush juga menyampaikan perlunya upaya keras untuk menyikapi berbagai ancaman Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad terutama terkait dengan Israel. Bush mengaku akan terus melanjutkan tekanannya terhadap Iran dengan target mencari solusi damai yakni dengan memperketat embargo ekonomi atas Iran. (na-str/iol)
Lainnya (Arsip)
- PM Prancis Dituntut Tarik Pernyataannya Soal Iran
Jumat, 21/09/2007 10:45 WIB - Henry Kissinger: Ketakutan AS Pada Iran Bukan Soal Nuklir Tapi Minyak
Jumat, 21/09/2007 09:28 WIB - Mantan PM Israel Akui Serangan Udara Israel ke Suriah
Kamis, 20/09/2007 17:06 WIB - Masjid Al-Khalil Al-Ibrahimi Segera Dirubah Menjadi Sinagog Yahudi
Kamis, 20/09/2007 15:59 WIB - AS Larang Presiden Iran Letakkan Karangan Bunga di Ground Zero
Kamis, 20/09/2007 15:01 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




