Cegah Perceraian, Malaysia Tawarkan Bulan Madu Gratis

Selasa, 13/10/2009 08:51 WIB | Arsip | Cetak

Pemerintah Malaysia patut dicontoh oleh negara-negara lain di dunia khususnya negara-negara yang mayoritas penduduknya umat Islam, atas usahanya mencegah maraknya perceraian.

Malaysia akan menawarkan "bulan madu" gratis bagi pasangan yang berada di ambang perceraian, diharapkan tawaran gratis ini dapat membantu membangkitkan kembali romantisme pernikahan diantara pasangan yang akan bercerai sehingga mereka memutuskan untuk membatalkan niat mereka tersebut, kata seorang pejabat Malaysia Senin kemarin (12/10).

Di bawah rencana ambisius ini, para pasangan yang lagi 'berantem' akan menghabiskan waktu selama tiga hari dua malam di salah satu pulau tropis di wilayah negara bagian Terengganu, kata pejabat pemerintah Ashaari Idris.

"Pasangan yang Baru-menikah sering menghadapi banyak masalah. Di antaranya adalah masalah keuangan dan masalah-masalah yang berkaitan dengan mertua," kata Ashaari yang merupakan ketua dari kesejahteraan negara, pengembangan masyarakat dan urusan perempuan.

"Sebelum menikah, semua berjalan dengan baik. Tapi setelah menikah, ada yang tidak mampu mengatasi tantangan-tantangan baru yang dihadapi," katanya kepada AFP.

"Saya menginginkan adanya ikatan keluarga yang kuat. Jika suatu perkawinan rusak, itu akan menyakiti dan mengorbankan anak-anak dan akan memiliki implikasi serius pada masyarakat."

Pasangan yang ikut program ini harus membuat aplikasi dan kemudian mengalami sebuah wawancara sebelum diterima untuk mendapatkan paket "bulan madu" yang bernilai sekitar 1,500 ringgit ($ 440).

Ashaari mengatakan, negara sudah melaksanakan proyek percontohan yang sukses melibatkan 25 pasangan yang berada di ambang perceraian.

Dia mengatakan bahwa tingkat perceraian di negara bagian timurlaut yang mayoritasnya adalah Muslim di antara yang paling rendah di negara tersebut.

Berminat ikut program ini? Silahkan jadi warga negara Malaysia dan tentunya harus diambang perceraian dahulu.(fq/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang