Austria: AS Memaksa Kami Untuk Berperang di Afghanistan

Ternyata tidak sepenuhnya pasukan yang ikut berperang di Afghanistan mengikuti arahan dari AS - berperang dengan sepenuh hati. Austria contohnya.

Menteri Pertahanan Austria Darabos menuduh Administrasi pemerintah AS telah melaksanakan apa yang disebutnya "tekanan secara terang-terangan" di negaranya dalam rangka memaksa negara mereka untuk memperkuat partisipasi Austria dalam invasi ke Afghanistan.

Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan Jumat kemarin (18/12) di surat kabar "Standar" - Darabos berkata: "tekanan Amerika kepada pemerintah kami sangat kuat dan sering kali cenderung kasar."

Menteri pertahanan Austria ini menambahkan: "Perintah dan tekanan yang dilakukan oleh AS ini melewati kedutaan dan militer."

"Kami memiliki duta besar Amerika di negara kami yang mengumumkan beberapa kali bahwa sudah menjadi kewajiban Austria untuk meningkatkan komitmennya di Afghanistan, namun kami akan menyatakan bahwa Austria adalah sebuah negara berdaulat, dan kami tidak akan menyerah pada tekanan ini."

Pada tahun 2002, Austria mengirimkan 60 orang pasukannya untuk bekerja dalam rangka menambah kekuatan pasukan multinasional, yang berpartisipasi dalam pendudukan Afghanistan, dan tiga perwira Austria saat ini ditempatkan di Kabul. (fq/imo)