Ikhwanul Muslimin Akan Jadi Partai Politik?
Setelah beberapa waktu lalu Ikhwan Mesir mengatakan bahwa mereka tidak akan mendirikan atau menjadi partai politik, namun sepertinya berita terbaru terkait hal itu membantah pernyataan Ikhwan sebelumnya.
Kelompok oposisi terbesar Mesir, Ikhwanul Muslimin, mengatakan pada hari Senin kemarin (14/2) bahwa mereka akan membentuk kelompoknya sebagai partai politik setelah konstitusi Mesir diubah yang memungkinkan untuk melakukan hal tersebut.
Dalam sebuah pernyataan, kelompok itu menyatakan keyakinannya bahwa Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata Mesir akan menghormati semua janji-janjinya yang digunakan dalam lima pernyataan bagi negara pada hari Minggu lalu.
Kelompok ini meminta angkatan bersenjata untuk mengumumkan jadwal untuk mengamandemen konstitusi dan menyelenggarakan pemilihan presiden baru. Mereka juga menyerukan penghapusan pengadilan militer dan melepaskan semua tahanan politik.
Kelompok Ikhwanul Muslimin, dilarang sejak tahun 1954, juga menyerukan pemilihan parlemen yang bebas dan adil di bawah pengawasan peradilan, menghapuskan UU Darurat dan membentuk kabinet baru yang didukung oleh masyarakat. (fq/almasryalyoum)