Konferensi Perdamaian Timur Tengah Digelar di Maroko

Sebuah konferensi berskala internasional bertema Perdamaian di Timur Tengah digelar di kota Tetouan, Maroko, selama tiga hari berturut-turut, tercatat mulai hari Kamis (19/11) hingga Sabtu (21/11). Demikian dilansir situs berita Aljazeera.

Dalam konferensi yang diprakarsai oleh Institut Amadius (L'Instutute d'Amadiouse), Maroko itu akan memfokuskan pada pembahasan "Perseteruan Arab-Israel dan Keharusan Berdirinya Negara Palestina dengan Ibu Kotanya Jerusalem Timur".

Makki Lalhu, wakil direktur Institut Amadius mengatakan, konferensi ini turut dihadiri oleh sekitar 170 peserta dari berbagai negara Eropa, Amerika, Arab, Afrika, dan Asia.

"Kami berhadap hasil konferensi ini dapat menjadi rekomendasi politik dan ekonomi yang nantinya bisa dijadikan pedoman oleh beberapa pihak terkait," kata Lalhu.

Ditambahkan Lalhu, konferensi ini juga akan menkan Israel untuk menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi di Yerusalem Timur dan upaya Yahudisasi kota tersebut.

Konferensi ini juga dihadiri oleh utusan dari pihak Israel, yaitu Pimpinan Oposisi Israel Tzivi Lipni, mantan Menteri Luar Negeri Shalemo Ben Ali, Wakil Menteri Industri Oret Nokad. (L2/jzr)