.jpg)
Seorang politisi perempuan Irak tewas dibunuh oleh sekelompok orang bersenjata. Suha Abdul Jarallah, 36, ditembak saat akan meninggalkan rumah kerabatnya di Ras Al-Jadda, Mosul Tengah, Senin (8/2).
Kepolisian kota Mosul mengatakan, sekelompok lelaki bersenjata dengan mengendarai sebuah mobil mengincar Suha dan menembaknya begitu keluar dari rumah kerabatnya. Pembunuhan ini memicu spekulasi akan munculnya aksi-aksi kekerasan menjelang pemilu di Irak yang rencananya akan dilaksanakan 7 Maret mendatang.
Suha adalah salah satu kandidat dalam pemilu legislatif dari partai mantan perdana menteri Irak, Iyad Allawi, partai yang cenderung pro-Barat. Allawi sendiri terpilih sebagai perdana menteri Irak atas peran Washington dan hanya memerintah kurang dari satu tahu.
Pembunuhan terhadap Suha diduga bermotifkan politik dan masih banyak politisi lainnya yang akan menjadi sasaran pembunuhan. "Motif politik yang melatarbelakangi pembunuhan Suha Jarallah. Sejumlah politisi dari kelompok independen dan nasionalis memang menjadi target agar mereka tidak ikut dalam pemilu," kata Intissar Allawi, kerabat Iyad Allawi. (ln/prtv)