Pengacara Wanita Saudi Akan Diijinkan Masuk ke Ruang Sidang

Pejabat pengadilan Saudi telah mengumumkan bahwa pengacara wanita akan segera diizinkan untuk mewakili klien mereka di ruang sidang, seperti laporan dari surat kabar harian Arab Saudi Al-Madinah.

Departemen Kehakiman mengatakan bahwa pengacara wanita akan mendapatkan sebuah bentuk lisensi terbatas yang akan memberikan mereka akses ke daerah-daerah tertentu di pengadilan dan dalam kasus-kasus di mana mereka hanya mewakili klien wanita.

Sebuah studi yang telah disiapkan oleh kementerian merekomendasikan bahwa cara terbaik untuk melindungi hak-hak wanita dalam berbagai kasus yang ada adalah dengan diwakilinya mereka di pengadilan oleh seorang pengacara wanita, surat kabar Al-Madinah mengutip pernyataan Syeikh Abdullah al-Guwair, direktur dari departemen pengacara di Kementerian Kehakiman Saudi.

"Kementerian memutuskan untuk melanjutkan langkah demikian setelah menyadari bahwa sejumlah besar wanita melepaskan memberikan hak-hak mereka hanya karena mereka terlalu malu untuk berbicara tentang rincian masalah-masalah pribadi mereka kepada pengacara pria," katanya.

Guwair meramalkan bahwa bisa jadi akan ada perlawanan atas keputusan untuk memberikan izin kepada pengacara wanita dari kalangan kelompok konservatif.

"Seorang pengacara wanita tidak akan bekerja berdampingan dengan pengacara pria, namun akan ada aturan-aturan tertentu yang akan mengendalikan akses ke ruang sidang yang berbeda," jelasnya.

Para wanita yang memiliki kasus dalam pengadilan, kasus-kasus mereka akan dialokasikan kepada perwakilan mereka yaitu pengacara wanita,jika proposal tersebut disetujui oleh pihak yang berwenang, kata Guwair.(fq/aby)