Popularitas Netanyahu Melonjak

Netanyahu

Dua buah survei dan jajak pendapat yang digelar di Israel menghasilkan kesimpulan jika populartas PM Israel Benyamin Netanyahu mengalami pelonjakan secara signifikan. Survei tersebut dilakukan oleh dua buah surat kabar terkemuka Israel, Yedeot Ahronot dan Haaretz.

Dari jajak pendapat tersebut, naiknya popularitas Netanyahu dipicu oleh politik tangan dinginnya dalam menciptakan stabilitas dan keamanan dalam negeri Israel, serta keberhasilannya menyelamatkan perekonomian negara itu dari terpaan badai krisis global.

Dari hasil survei tersebut, diperkirakan pula Partai Likud yang berhaluan kanan dan diempu Netanyahu akan mengalami kenaikan suara. Likud akan menambah setidaknya 30 persen jumlah kursi di Knisset (parlemen) Israel. Likud saat ini mengantongi 27 dari total 120 kursi Knisset.

Sementara itu, Partai Kadima yang berhaluan tengah dihului Mantan Menteri Luar Negeri Israel Tzivi Livni diperkirakan akan mengalami penurunan suara. Setidaknya, 2 kursi Kadima di parlemen (yang saat ini dikantonginya 28 kursi) akan hilang.

Kadima sendiri tergeser dari singgasana kekuasaan Israel oleh Likud pada pemilu tahun lalu.

Meski demikian, dari hasil jajak pendapat itu juga didapatkan jika tidak sedikit yang kecewa dengan mandegnya upaya-upaya dan prosesi perdamaian antara Israel dengan Palestina. (ags/srq)