Spanduk Melecehkan Nabi Muhammad Terpasang di Jalanan Norwegia

Surat kabar Norwegia "Berlingske" edisi online nya pada hari Ahad kemarin (21/2) mengutip pernyataan dari kepolisian Norwegia yang menyatakan bahwa mereka terpaksa harus menyingkirkan sebuah spanduk yang melecehkan dan menghina Nabi Muhammad yang melintang di jalan kota Bodo Norwegia.
Dalam spanduk yang dipasang di tengah jalan itu, pihak yang tidak bertanggung jawab yang memasang spanduk, mencoba menggambarkan nabi Muhammad yang digambarkan sedang membawa sebotol minuman alkohol dan pistol serta bersorban bom.
"Polisi yang sedang berpatroli mendapat informasi adanya hal tersebut, langsung menuju ke tempat kejadian," kata manajer operasi Avisa Nordland dari distrik polisi Salten.
"Kami belum mengambil tindakan apapun terhadap potensi yang bakal timbul akibat dari pemasangan spanduk yang melecehkan ini. Kami menyingkirkan spanduk ini dari jalanan lebih karena alasan keamanan, para pengemudi kendaraan bisa kehilangan fokus dan dapat mengakibatkan kecelakaan akibat spanduk yang dipasang di persimpangan jalan yang rawan ini."
Spanduk melecehkan nabi Muhammad di jalanan kota Bodo Norwegia, merupakan contih terbaru sebuah tantangan dari kebebasan berekspresi di Norwegia, setelah sebelumnya surat kabar Dagbladet dan gurp Facebook PST( polisi Norwegia) menampilkan kembali gambar babi yang bertuliskan Muhammad beberapa waktu yang lalu, yang sempat menimbulkan protes dan kerusuhan dari Umat Islam Norwegia. (fq/Berlingske)