Umar Farouk Benarkah Binaan Al-Qaida?
Kelompok yang mengaku bagian dari jaringan Al-Qaida di Semenanjung Arab, mengklaim bertanggung jawab atas rencana serangan bom yang gagal terhadap pesawat Airbus 300 milik maskapai penerbangan AS, Northwest Airlines.
Dalam pernyataannya yang di muat di sebuah situs Islamis, kelompok itu mengatakan bahw mereka telah membekali Umar Farouk Abdulmutallab-tersangka pelaku-dengan peralatan yang secara teknis cukup canggih.. "Tapi Umar gagal meledakkan alat tersebut karena kesalahan teknis," kata mereka.
Kelompok itu juga mengancaman akan membunuh pegawai-pegawai kedutaan besar negara Barat yang ada di Yaman sebagai bagian dari "Perang Salib habis-habisan
Umar Farouk Abdulmutallab adalah seorang pemuda muslim anak seorang bankir dari Nigeria. Ia pernah kuliah di Universitas Dubai selama tujuh bulan, tapi setelah itu ia menghilang. Pihak kampusnya mengatakan, Umar adalah sosok mahasiswa yang taat beribadah dan pintar.
Umar berhasil mendapatkan visa berkunjung ke AS meski namanya masuk dalam "daftar orang-orang yang diawasi" di Inggris dan AS karena dianggap berpotensi melakukan aksi terisme. Menurut laporan media massa, Umar berhasil dilumpuhkan oleh penumpang dan awak pesawat Northwest Airlines ketika menyalakan api yang akan disulut ke bahan peledak yang dipasang di tubuhnya.
Umar kini ditahan penjara Michigan dan mendapatkan perawatan karena mengalami luka bakar. (ln/Ynet)