CIA dan ISI Dalang Pembunuhan Bhutto?

Jumat, 11/01/2008 12:03 WIB | Arsip | Cetak

Pemimpin Pakistan People's Party (PPP)-partai tempat bernaung Benazir Bhutto-menuding CIA dan agen intelejen Pakistan terlibat dalam pembunuhan mantan perdana menteri Pakistan itu.

Amanullah Khan yang tinggal di Inggris mengatakan, CIA dan agen intelejen Pakistan sudah memperhitungkan rencana pembunuhan Bhutto. "Pembunuhan terhadap Bhutto adalah tindakan fasis. Badan intelejen AS, CIA dan badan intelejen Pakistan, Inter Service Intelligence (ISI) bertanggung jawab atas pembunuhan Bhutto, " ujar Khan seperti dilansir Times of India.

Lebih lanjut ia menyatakan, sudah lama Bhutto ingin kembali ke Pakistan guna memulihkan demokrasi di negaranya. Namun Bhutto dikhianati dan "ditusuk" dari belakang oleh CIA dan ISI.

Khalid Mahmood, anggota parlemen dari Partai Buruh mendukung tudingan Khan. Ia mengatakan, Bhutto sudah tahu bahwa nyawanya terancam jika kembali ke Pakistan, namun pihak Barat membujuk dan memaksanya untuk pulang ke tanah kelahirannya.

Kekerasan di Pakistan

Pasca pembunuhan Bhutto, kekerasan demi kekerasan terus terjadi di Pakistan. Sebuah aksi bom bunuh diri hari Kamis (10/1) menewaskan sedikitnya 22 polisi anti-huru hara. Ledakan terjadi di luar gedung pengadilan yang terletak di pusat bisnis di kota Lahore.

"Setidaknya ada 22 polisi tewas, enam polisi dalam kondisi kritis dan 35 orang luka ringan akibat serangan itu, " kata Kepala Kepolisian Lahore, Malik Iqbal.

Aparat kepolisian mengklaim telah menemukan kepala pelaku bom bunuh diri sekitar 100 meter dari lokasi kejadian. Saat kejadian, polisi ant-huru hara memang sedang ditugaskan di depan kantor pengadilan tinggi Lahore untuk mengantisipasi aksi protes para pengacara terhadap pemerintahan Musharraf, yang rencananya akan digelar hari itu. (ln/presstv/al-arby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang