Cina Eksekusi Mati Lima Muslim Uighur

Sebuah pengadilan Cina telah mengsekusi mati lima orang Muslim Uighur atas keterlibatan mereka pada kekerasan etnis pada bulan Juli lalu di Turkistan Timur - yang namanya berubah menjadi Xinjiang oleh pemerintah Cina - kata seorang pejabat Cina Kamis kemarin (24/12).
Sidang yang baru-baru ini berlangsung, namun tidak dilaporkan oleh media-media nasional Cina, telah membawa sejumlah putusan hukuman mati bagi 22 orang demonstran, dan setidaknya sembilan muslim Uighur yang sudah dieksekusi mati.
Bentrokan selama musim panas antara penduduk etnis Han Cina dan muslim Uighur di Urumqi, ibukota Turkistan Timur, menewaskan 197 orang menurut angka resmi dari pemerintah Cina. Namun, kelompok pembebasan Uighur dipengasingan mengatakan bahwa hingg 800 orang yang meninggal, banyak dari mereka ditembak atau dipukuli sampai mati oleh polisi.
Pada bagian lain, pemerintah Cina minggu lalu berhasil mendapatkan 20 orang muslim Uighur yang dideportasi dari Kamboja, termasuk dua anak kecil, yang melarikan diri dari kekerasan pemerintah Cina setelah aksi protes bulan Juli lalu dan mencari suaka dengan Komisi Tinggi PBB tentang Pengungsi di Phnom Penh.
Namun juru bicara Departemen Luar Negeri Cina Jiang Yu menolak mengatakan di mana muslim Uighur yang telah di deportasi oleh kamboja tersebut, apakah mereka telah dijatuhi hukuman atau telah dipenjara - setelah mereka kembali ke Cina.
Kelompok hak asasi manusia telah mengecam pemulangan mereka sebagai pelanggaran konvensi internasional tentang pengungsi dan pencari suaka.(fq/agencies)
Lainnya (Arsip)
- Kelompok Ekstrimis Inggris Ancam Serang Ulama
Jumat, 25/12/2009 08:51 WIB - Mantan Pemain Liverpool Itu Masuk Islam
Kamis, 24/12/2009 16:58 WIB - Syeikh Yusuf Qardhawi: Jauhilah Segala Sesuatu Yang Berhubungan Dengan Natal!
Kamis, 24/12/2009 16:41 WIB - Ribuan Mujahidin Menuju Afghanistan
Kamis, 24/12/2009 16:23 WIB - Takut Diculik, Israel Larang Warganya ke Negara-Negara Afrika
Kamis, 24/12/2009 15:54 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




