Clinton Tekan Israel, Tolak Pemerintahan Bersatu di Palestina

Jumat, 24/04/2009 11:24 WIB | Arsip | Cetak

Amerika Serikat mulai tak sabaran dengan pemerintahan baru sayap kiri di Israel pimpinan Perdana Menteri Netanyahu dalam masalah perdamaian dengan Palestina. Namun negara-negara Arab selayaknya berhati-hati dengan politik adu domba yang kerap dilancarkan AS dan Eropa di dunia Islam.

Menlu AS Hillary Clinton memperingatkan Israel akan kehilangan dukungan dari negara-negara Arab untuk menghadapi ancaman Iran jika Israel menolak melanjutkan proses perdamaian.

Clinton mengklaim negara-negara Arab sudah menegaskan padanya bahwa Israel harus menunjukkan komitmennya terhadap proses perdamaian dengan Palestina, jika Israel ingin mendapatkan dukungan Arab untuk menghadapi Iran.

"Negara-negara Arab sudah meyakinkan, jika Israel mau melanjutkan negosiasi damai dengan otoritas Palestina, negara-negara Arab akan memperkuat dukungannya untuk menghadapi Iran," klaim Clinton dalam pidatonya di depan dewan legislatif AS.

AS nampaknya mulai kesal dengan sikap pemerintahan Netanyahu yang keras kepala menolak solusi dua negara yang ditawarkan pemerintahan AS untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina. PM Israel Benjamin Netanyahu menegaskan tidak mau mengakui hak rakyat Palestina untuk memiliki negara sendiri yang merdeka dan berdaulat.

Sejauh ini, belum ada negara-negara Arab yang menanggapi pernyataan Clinton itu, yang terkesan memanfaatkan hubungan yang kurang harmonis antara Arab dan Iran, untuk menutupi kegagalan AS dalam upaya menciptakan perdamain antara Israel-Palestina.

Di sisi lain, dalam pidatonya di depan dewan legislatif AS, Clinton mengungkapkan bahwa pemerintahan bersatu di Palestina antara faksi Fatah dan Hamas tidak akan pernah tercapai. Ia juga menegaskan bahwa AS tidak akan menyalurkan bantuannya untuk Hamas dan untuk entitas apapun yang dikontrol oleh Hamas.

"Tidak akan ada bantuan yang akan mengalir ke Hamas atau entitas apapun yang berada di bawah kontrol Hamas," tukas Clinton. Pada dewan, ia mengajukan usulan bantuan dana sebesar 840 juta dollar untuk otoritas Palestina di bawah pimpinan Presiden Abbas.

Clinton menegaskan kembali bahwa AS tidak akan menolak pemerintahan persatuan di Palestina jika pemerintahan bersatu itu tidak memenuhi syarat yaitu mengakui hak Israel untuk eksis dan menghentikan kekerasan. (ln/prtv/YN)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang