Dan Yahudi pun Memfatwakan Pakaian Wanita Yahudi Harus 'Tertutup'

Jumat, 30/07/2010 08:16 WIB | Arsip | Cetak

Kelompok ultra-Ortodoks Yahudi di Yerusalem mengeluarkan 'fatwa' keagamaan yang menyerukan kepada perempuan yahudi untuk menutup tubuh dan rambut mereka agar dibersihkan dari dosa-dosa.

Poster yang mempromosikan model baju baru 'sopan' ala Yahudi itu terlihat di beberapa wilayah Yerusalem yang dominan dihuni oleh masyarakat Haredim, Yahudi ultra-konservatif yang dikenal karena pandangan-pandangan ekstremis mereka, harian Israel Maariv melaporkan hari Rabu lalu.

Isi poster menyerukan agar wanita yahudi harus memakai pakaian yang tidak ketat dan tidak transparan. Pakaian juga harus berwarna hitam dalam rangka melestarikan kesederhanaan perempuan dan memungkinkan mereka untuk dibersihkan dari dosa. Rambut harus ditutupi juga.

Melanggar perintah itu - poster-poster memperingatkan - wanita yang melanggar hal tersebut pasti akan memiliki konsekuensi serius karena ini berarti melanggar ajaran-ajaran Taurat.

Kelompok Yahudi ortodoks yang mengeluarkan 'fatwa' menyerukan toko-toko pakaian untuk berhenti menjual rok pendek, baju renang, dan pakaian berwarna-warni. Namun pemilik toko mengabaikan peringatan tersebut meskipun fakta menunjukkan bahwa mereka sebelumnya pernah diserang oleh kelompok ultra-Ortodoks Yahudi dan jendela-jendela toko mereka hancur.

Model pakaian yang dipromosikan oleh kelompok ini adalah bukan hal baru bagi komunitas Haredim, namun perempuan Yahudi sedikit yang benar-benar mematuhi instruksi tersebut.

Poster lainnya memperingatkan wanita yang menggunakan ponsel di tempat umum dan bersumpah untuk menghukum wanita yang melanggar aturan itu.

Undang-undang baru ini menuai protes oleh beberapa kelompok agama Yahudi lain yang menggambarkan mereka sebagai kelompok ekstremis dan berpendapat bahwa memaksakan model pakaian secara ketat ini bukan bagian dari Yudaisme. (fq/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang