Deklarasi Yerusalem untuk Melawan Gerakan Kristen Zionis

Para pemuka agama Kristen mulai merasa terusik dengan sepak terjang gerakan kelompok Kristen Zionisme yang diam-diam ingin memutarbalikan ajaran Kristen demi kepentingan politik. Para pemuka agama Kristen di Timur Tengah dan di Al-Quds (Yerusalem Timur) berusaha membongkar aktivitas kelompok itu dengan membentuk sebuah misi khusus.
Uskup dari Gereja Evangelis Lutheran di Yordania dan Tanah Suci, Munib Younan mengatakan, kelompok Kristen Zionis bukan kelompok atau sekte yang diakui dalam agama Kristen. Munib bersama dengan tujuh tokoh agama Kristen dari Timur Tengah lainnya telah menandatangani Deklarasi Yerusalem untuk melawan gerakan kelompok Kristen Zionisme. Tokoh agama Kristen yang ikut menandatangani deklarasi itu antara lain kepala patriarki Michel Sabbah dari Jerusalem, Uskup Swerios Malki Mourad dari Patriarki Ortodoks Suriah dan Uskup Riah Abu Al-Assal dari Gereja Episkopal wilayah Yerusalem dan Timur Tengah.
Dalam deklarasi itu mereka menyebut gerakan Kristen Zionisme sebagai gerakan murtad. Ide-ide dan ajaran gerakan itu, kata Munib tidak sejalan dengan ajaran Kristen yang asli. "Kristen Zionisme adalah ajaran yang melenceng dari ajaran alkitab yang mengajarkan cinta, keadilan dan rekonsiliasi," kata Munib.
Menurut Uskup Younan, Deklarasi Yerusalem bertujuan untuk memberikan penjelasan pada siapa saja yang peduli dengan apa sebenarnya yang terjadi di tanah-tanah pendudukan Israel di Palestina, termasuk pada kelompok Kristen Zionis sendiri. Deklarasi itu bukan hanya menentang keberadaan kelompok Kristen Zionis tapi juga kelompok-kelompok kiri di Israel. Persekutuan kedua kelompok itu, menyebabkan munculnya aksi-aksi kekerasan tak berkesudahan di seluruh Timur Tengah.
"Kami menegaskan pada Amerika dan dunia bahwa kami, umat Kristiani di Palestina berkomitmen kuat pada kebebasan dan keadilan untuk rakyat Palestina serta untuk membebaskan mereka dari penjajahan Israel," tukas Younan.
"Pada rakyat Palestina dan dunia Arab kami ingin mengatakan, jangan samakan orang Kristen Zionis dengan orang Kristen yang sebenarnya yang senantiasa berpihak pada mereka yang tertindas dan menentang penjajahan. Pada kelompok Kristen Zionis kami katakan, kalian tidak diterima di sini. Jangan masuk ke negara kami dan menyesatkan umat dengan iming-iming uang dan ideologi beracun," tandas Younan.
Gerakan Kristen Zionisme muncul pada era tahun 1900-an dan dipopulerkan oleh orang Amerika Cyrus Scofield. Gerakan ini di AS diidentikan dengan kelompok Kristen Evangelis. Kelompok ini mendukung pembentukan negara Zionis Israel dan menyebut Israel sebagai katalis yang penting bagi kebangkitan kedua Yesus Kristus. Gerakan ini juga memandang konflik Arab-Israel sebagai medan perang antara yang baik dan yang jahat. Para penganut Kristen Zionis meyakini bahwa Yesus tidak kembali ke dunia, sampai terjadi peristiwa tertentu, antara lain orang-orang Yahudi berhasil menguasai Yerusalem dan menghancurkan tempat-tempat suci Islam. Sebagai gantinya, orang-orang Yahudi akan membangun sebuah kuil di lokasi tersebut. (ln/iol)
Lainnya (Arsip)
- Tunisia Membatalkan Sejumlah Perjalanan Umroh
Senin, 06/07/2009 16:07 WIB - Facebook Isteri Calon Pimpinan MI6 Bikin Heboh Inggris
Senin, 06/07/2009 12:18 WIB - Erdogan : Ekonomi Turki Terbesar Keenam di Eropa
Senin, 06/07/2009 11:52 WIB - Wilayah Muslim di China Diisolasi Pasca Aksi Protes
Senin, 06/07/2009 10:58 WIB - Tokoh Evangelis AS Usulkan Koalisi Muslim-Kristen
Senin, 06/07/2009 10:10 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




