Delapan Orang Amerika Tewas Dalam Serangan di Kabul

Delapan warga Amerika dilaporkan termasuk di antara yang tewas dalam serangan bom mobil terhadap konvoi pasukan NATO di ibukota Afghanistan, Kabul.
Seorang perwira militer Afghanistan di tempat kejadian mengatakan 22 orang tewas, termasuk delapan orang Amerika, mereka tewas dalam serangan bom mobil terhadap konvoi NATO, demikian laporan DPA.
Petugas yang tidak disebutkan namanya menambahkan bahwa tiga kendaraan AS hancur dalam insiden tersebut.
Taliban telah mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
"Kami mengklaim bertanggung jawab. Serangan, yang merupakan bom mobil bunuh diri, dilakukan oleh salah satu mujahidin kami," kata Zabihullah Mujahid, juru bicara Taliban kepada AFP melalui telepon dari sebuah lokasi yang dirahasiakan.
Dia mengatakan, serangan itu terjadi pukul 8:15 pagi, dan penyerang berhasil menghancurkan lima kendaraan asing dan merusak satunya lagi.
Sementara itu, Pasukan Bantuan Keamanan Internasional yang dipimpin NATO (ISAF) menolak untuk mengkonfirmasi korban yang tewas.
"ISAF bersama dengan mitra Afghanistan kami melaporkan telah terjadi sebuah ledakan yang terjadi pagi ini di Jalan Darulaman di Kabul," kata pernyataan NATO.
Serangan itu terjadi menyusul Presiden Afghanistan Hamid Karzai dijadwalkan untuk mengadakan konferensi pers setelah kunjungannya ke Amerika Serikat.(fq/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Bahkan Jenderal Inggris pun 'Ngeri' Melihat Hasil Kerja Pasukannya
Selasa, 18/05/2010 14:10 WIB - Serangan Targetkan Konvoi NATO Terjadi di Kabul
Selasa, 18/05/2010 13:44 WIB - Faisal Shahzad Lakukan Aksi sebagai Sikap Perlawanan Terhadap Barat
Selasa, 18/05/2010 13:35 WIB - Penasehat Assad: Peluang Perang dengan Israel Selalu Ada
Selasa, 18/05/2010 13:08 WIB - Militer Israel Mulai Lakukan Latihan Simulasi Merebut Kota-kota Palestina
Selasa, 18/05/2010 12:33 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




