Dewan Oposisi Suriah Tuduh Iran Berperan dalam Kekerasan Berdarah di Suriah
Dewan nasional oposisi (SNC) pada hari Sabtu kemarin (28/1) menuduh Iran "partisipasi" dalam penumpasan berdarah melawan aksi protes di Suriah dan meminta Teheran untuk berhenti mendukung rezim Damaskus.
"Dewan mengutuk partisipasi rezim Iran melakukan pembantaian terhadap demonstran di Suriah yang menuntut kebebasan dan menyerukan Iran berhenti ikut ambil bagian dalam penindasan revolusi Suriah dalam upaya melindungi hubungan antara kedua bangsa," Samir Neshar, anggota komite eksekutif SNC, mengatakan pada konferensi pers di Istanbul.
Pada hari Sabtu kemarin, kelompok oposisi Tentara Bebas Suriah merilis sebuah video yang menunjukkan apa yang mereka katakan tujuh warga Iran, termasuk lima anggota garda Revolusi, yang ditangkap di kota Homs.
Video itu menunjukkan dokumen perjalanan dari tawanan, beberapa di antaranya tampak berbicara dalam bahasa Persia.
Kelompok oposisi bersenjata Suriah, yang menyebut dirinya "Brigade Al-Farouq Tentara Bebas Suriah," juga merilis pernyataan yang menyerukan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamanei untuk mengakui dalam kata-kata secara eksplisit dan jelas adanya unsur Garda Revolusi Iran di Suriah yang membantu rezim Assad dalam tindakan keras terhadap orang-orang Suriah. "
Kelompok ini juga mendesak Khamanei untuk menarik semua pejuang Garda Revolusi dari Suriah, berjanji bahwa mereka akan membebaskan semua tawanan pejuang Iran.
Kelompok itu mengatakan lima dari mereka yang diculik adalah militer yang bekerja dengan pasukan intelijen udara Suriah dan dua lainnya merupakan "status sipil" sebagai karyawan di sebuah pembangkit listrik di Homs. (fq/aby)
Lainnya (Arsip)
- Pengacara AS: Kebangkitan Islam Mempengaruhi Dunia
Minggu, 29/01/2012 09:55 WIB - Khalid Misyaal Diam-Diam Telah Meninggalkan Markas Hamas di Suriah
Sabtu, 28/01/2012 10:19 WIB - Kedutaan Suriah Diserbu Demonstran Anti Rezim Assad
Sabtu, 28/01/2012 09:59 WIB - Demonstran Kembali Penuhi Tahrir Square Peringati Revolusi Mesir
Sabtu, 28/01/2012 09:19 WIB - Belanda Berencana Terapkan Larangan Cadar Tahun Depan
Sabtu, 28/01/2012 09:08 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
Satrio Selamat dari Jantung Bocor
Dari semenjak lahir Satrio, 21 bulan, sudah menderita jantung bocor. Tubuhnya semakin membiru, bapaknya terkendala administrasi untuk mengurus Jamkesmas. Melalui bantuan LKC Dompet Dhuafa dan PT PPA…



