Dewan Syariah Inggris Ijinkan Anjing Dibawa Masuk ke Area Masjid

Dewan Syariah di Inggris mengeluarkan fatwa yang menyatakan seekor anjing boleh dibawa masuk ke dalam masjid. Namun fatwa itu hanya berlaku untuk Mohammed Abraar Khatri, seorang pemuda Muslim berusia 18 tahun yang tuna netra.
Bagi umat Islam anjing dianggap hewan yang kurang bersih, karena air liurnya termasuk dalam katagori najis, sehingga anjing tidak dibolehkan masuk ke dalam masjid. Namun karena tuna netra, Abraar mengandalkan anjing penuntun untuk pergi kemana-mana. Namun Abraar sering kesulitan jika akan salat di masjid, karena tidak tahu harus menempatkan anjingnya dimana. Ia lalu meminta agar anjingnya boleh dibawa masuk ke dalam masjid.
Dewan Syariah di Inggris akhirnya membolehkan Abraar membawa anjing penuntunnya ke dalam masjid setelah melakukan diskusi panjang dengan para pemuka Islam di negeri itu. Selama ini, kelompok Guide Dogs for Blind Association dan Dewan Muslim Inggris memberikan dukungan pada Kahtri untuk mengajukan permohonannya pada Dewan Syariah.
Jubir organisasi Guide Dogs for Blind menilai keputusan Dewan Syariah sebagai langkah maju bagi panyandang cacat tuna netra, khusunya yang Muslim. "Diharapkan pula para pimpinan masjid di seluruh Inggris Raya maupun di dunia internasional juga melakukan penyesuaian agar Muslim yang memiliki anjing penuntun bisa masuk ke dalam masjid," ujarnya.
Sementara Khatri yang memiliki anjing penuntun bernama Vargo mengaku gembira dengan keputusan itu. Otoritas keagamaan merasa mereka berkewajiban membantu Kahtri. Kahtri juga menjamin anjingnya tidak akan menimbulkan masalah "Anjing saya paling cuma duduk, berbaring atau sekedar rileks. "Sebagai anjing penuntun, anjing saya adalah anjing yang kalem," tukas Katri.
Untuk itu, Masjid Bilal Jamia-masjid yang sering didatangi Kahtri-akan menyediakan pintu masuk dan tempat khusus untuk Vargo, tempat ia menunggu selama majikannya salat di masjid.
"Semua masjid selayaknya memberikan fasilitas bagi orang-orang cacat," kata Mohammad Shahid Raza, direktur persatuan imam dan masjid di Inggris Raya.
"Fasilitas semacam itu akan menunjukkan bahwa Islam mengajarkan untuk membantu orang-orang cacat dan untuk meningkatkan pelayanan pada komintas Muslim. (ln/bbc)
Lainnya (Arsip)
- Presiden George W. Bush Akui Ekonomi AS Sudah Runtuh
Kamis, 25/09/2008 12:38 WIB - Pesawat Tempur Prancis dan Yunani Kawal Pesawat Komersial Israel
Kamis, 25/09/2008 10:53 WIB - Tim Kajian AS: Pemerintah Harus Segera Perbaiki Hubungan dengan Dunia Islam
Kamis, 25/09/2008 10:29 WIB - Livni Mulai Berani Ancam Palestina
Rabu, 24/09/2008 17:39 WIB - Kekurangan Tenaga Imam, Ratusan Masjid di Bulgaria Tutup
Rabu, 24/09/2008 16:47 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




