Di Paris, Al-Zaidi Dilempar Sepatu

Rabu, 02/12/2009 12:14 WIB | Arsip | Cetak

Masih ingat Muntazer Al-Zaidi, wartawan Irak yang menghebohkan dunia gara-gara melempar Bush (mantan presiden AS) dengan sepatunya tahun 2008 lalu? Ia mungkin tidak akan mengira bahwa suatu saat dia sendiri yang bakal dilempar sepatu. Tapi insiden ini benar-benar terjadi, saat Al-Zaidi memberikan keterangan pers di Paris, Prancis, Selasa (1/12).

Sebuah sepatu melayang ke arahnya dan hampir saja mengenai muka Al-Zaidi. Insiden ini berubah menjadi keributan karena saudara lelaki Al-Zaidi bernama Maitham berusaha mengejar pelakunya dan balas melempar si pelaku yang ternyata wartawan Irak juga, dengan sepatunya. Untunglah keributan tidak berlangsung lama. Al-Zaidi tidak menghiraukan insiden tersebut dan tetap melanjutkan konferensi persnya. Ia mengatakan bahwa lemparan sepatunya pada Bush sebagai protes terhadap penjajahan AS di Irak.

"Saya melakukan itu untuk menentang penjajahan. Saya tidak melakukannya pada sesama warga Irak. Sejak awal saya tahu bahwa tidak ada yang bisa menghentikan penjajahan dan orang-orang yang berada dibalik penjajahan itu tidak bisa akan bisa menghentikan saya. Apa yang baru Anda lihat sekarang, dia telah meniru teknik yang saya gunakan," kata Zaidi menyindir orang yang melemparkan sepatu ke arahnya.

Pelaku pelemparan yang kemudian diketahui bernama Seif Al-Khayat mengaku kesal Zaidi menceritakan insiden lemparan sepatunya pada Bush. "Tindakannya pada Bush membuat malu wartawan Irak dan Arab," kata Al-Khayat seperti dikutip kantor berita Aswat al-Iraq. Al-Khayat menganggap tindakan Zaidi tidak ada hubungannya dengan kerja jurnalistik dan pesan yang ingin disampaikannya untuk menentang penjajahan AS di Irak.

Akibat melempar Bush dengan sepatu, Al-Zaidi harus berurusan dengan pengadilan dan divonis tiga tahun penjara. Tapi ia mendapat keringanan hukuman karena berkelakuan baik dan bebas pada bulan September kemarin. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang