Di Turki, Tim Basket Israel Dilempari Botol dan Sepatu

Rabu, 07/01/2009 13:53 WIB | Arsip | Cetak

"Israel pembunuh!", "Israel, Keluar dari Palestina !", "Allahu Akbar!", seruan-seruang itu menggema arena pertandingan basket, stadion olahraga Ataturk, Turki saat pertandingan pembukaan Piala Euro antara tim Turk Telekom, Turki dengan tim Bnei Hasharon, Israel.

Pertandingan akhirnya batal dan tim Israel terpaksa kembali ke kamar ganti, setelah para penonton yang melempari mereka dengan uang logam dan korek api sambil meneriakkan slogan-slogan anti-Israel. Para penonton di hall basket itu banyak yang mengenakan kafiyeh-lembaran kain khas Arab yang menjadi lambang perjuangan Palestina-melambai-lambaikan bendera Palestina dan berusaha memasuki arena pertandingan sehingga aparat kepolisian ikut turun tangan.

"Setelah insiden itu, tidak ada gunanya meneruskan pertandingan. Para pemain mengkhawatirkan keselamatan diri mereka. Staff kedutaan besar Israel yang memantau situasi, juga menginstruksikan untuk tidak melanjutkan pertandingan," kata Eldad Akuni, ketua tim Bnei Hasharon.

Kapten tim Israel itu, Meir Tapiro mengatakan, anggota tim basketnya sangat ketakutan. "Mereka melempar sepatu, korek api dan botol air mineral. Kami diamankan ke ruang ganti dengan perlindungan polisi," kata Tapiro pada stasiun televisi Israel Channel 5.

Untuk meredam situasi panas, aparat kepolisian memerintah para penonton mengosongkan hall basket tersebut. Beberapa penonton menolak keluar ruangan karena pengumuman menyebutkan bahwa pertandingan ditunda.

Beberapa saat kemudian, wasit memanggil kembali kedua tim yang akan bertanding. Tapi tim Israel tidak berani menampakkan muka. Dengan demikian, tim Turki Turk Telecom yang memimpin group D dalam pertandingan Eurocup itu, dinyatakan sebagai pemenang.

Di luar arena pertandingan, ratusan pengunjuk rasa juga meneriakkan slogan-slogan anti-Israel sambil melambai-lambaikan bendera Palestina. Mereka tidak diijinkan masuk ke arena pertandingan yang dijaga oleh sekitar 1.000 polisi Turki. (ln/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang