Dianggap Hina Islam, Kejaksaan Rusia Peringatkan Newsweek

Para jaksa di Moskow mengingatkan majalah Newsweek edisi bahasa Rusia atas dua artikelnya yang dikhawatirkan akan menyinggung perasaan umat Islam.
Kantor kejaksaan Rusia dalam pernyataannya mengatakan, salah satu artikel tersebut memuat kartun-kartun Rasulullah yang pernah dimuat surat kabar Denmark tahun 2005 lalu yang memicu kemarahan umat Islam, karena kartun-kartun tersebut "melecehkan dan menghina" Nabi Muhammad saw.
Majalah Newsweek terbitan bulan Oktober itu memang memuat berita-berita tentang Muslim di Eropa. Sejauh ini, pihak Newsweek belum memberikan komentar atas peringatan dari pihak kejaksaan Rusia.
Di Rusia, saat terdapat sekitar 20 juta warga Muslim di Rusia. Dibawah pemerintahan Presiden Vladimir Putin dan penggantinya, Presiden Dmitry Medvedev media massa sering menjadi korban tekanan pemerintah Rusia. Jika peringatan dari kejaksaan Moskow tidak diindahkan, pihak Newsweek Rusia bisa dikenakan denda bahkan terancam ditutup. (ln/MusliminAction/AFP)
Lainnya (Arsip)
- Menkeu AS: Bailout Tidak Jamin Sembuhkan Perekonomian AS
Rabu, 19/11/2008 11:36 WIB - Obama Telpon Presiden Palestina, Dukung Solusi Dua-Negara
Rabu, 19/11/2008 10:38 WIB - Papan Permainan Anti-Agama Beredar di AS
Rabu, 19/11/2008 10:06 WIB - Survei: Resesi Ekonomi AS akan Berlangsung Lama
Selasa, 18/11/2008 18:28 WIB - Polisi India Siksa Tahanan Muslim
Selasa, 18/11/2008 18:04 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




