Ditengah Perang, Hillary Clinton Datang ke Islamabad

Rabu, 28/10/2009 14:34 WIB | Arsip | Cetak

Di tengah berkecamuknya perang antara militer Pakistan dengan Taliban yang dahsyat, Menlu AS Hillary Clinton tiba di ibukota Islambad untuk memulai kunjungannya yang akan berlansung selama tiga hari.

Disebutkan kunjungan Hillary Clinton itu sebagai membuka lembaran bagi kedua negara AS-Pakistan, yang mulai dingin, sejak jatuhnya Jendral Parvez Musharaf. Kedatangan Hallary itu juga membawa sejumlah pengusaha, yang akan melakukan investasi di Pakistan. Kedatangan Menlu AS itu, di tengah-tengah semakin meningkatnya serangan Taliban terhadap pusat--pusat pemerintah dan pusat militer Pakistan, dan dikawatirkan akan menyerang fasilitas nuklir Pakistan.

Kunjungan Hallary ini merupakan kunjungan pertama seorang pejabat tinggi AS, dan direncanakan Hillary akan bertemu dengan para tokoh suku Pashtun, dan akan mengunjungi masjid, universitas, dan bertemu dengan mahasiswa, dan akan melakukan wawancara dengan para wartawan. Menurut wartawan BBC di Islamabad, kunjungan Hillary dalam situasi yang sangat sulit bagi Pakistan dan Washington bagi membangun kembali hubungan bilateral.

Pakistan negara sekutu AS, yang mempunyai posisi kunci, dan yang akan menentukan keberhasilan mewujudkan kepentingan AS di Asia Selatan. Pemerintahan Obama sedang melakukan perdebatan berkaitan dengan kebijakan yang akan diambil, khususnya bagaimana melaksanakan kebijakan mengalahkan Al-Qaidah dan  Taliban yang berada di Afghanistan dan Pakistan, saat ini.

Ketegangan yang belakangan ini mempengaruhi hubungan kedua negara AS-Pakistan, yaitu adanya serangan yang dilakukan oleh AS terhadap sasaran yang ada di wilayah Pakistan, yang banyak menimbulkan banyak korban sipil yang menimbulkan protes, dan sikap permusuhan dikalangan rakyat Paksitan. Dukungan terhadap Pakistan terus menurun, akibat serangan militer AS, yang ditujukkan ke wilayah perbatasan Pakistan, yang menjadi basis Taliban dan Al-Qaidah.

Pekan lalu, Senat AS telah meloloskan bantan militer dalam jumlah besar yang tujuan untuk membantu Pakistan memerangi teroris, dan ini bagian dari kebijakan AS, yang disebut dengan 'war on terror'. Presiden AS Barack Obama awal pekan ini, menandatangani bantuan sebesar 7,5 milyar dolar sebagai bantuan bagi Paksitan,  selama lima tahun.(m/bbc)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang