Dituduh Kirim Pesan Jihad, Mahasiswa Yordan Divonis Penjara 2 Tahun

Sebuah pengadilan keamanan negara Yordania menghukum dua tahun seorang mahasiswa, setelah mahasiswa itu didakwa mengirimkan pesan untuk situs jihad di Internet.
Menurut surat dakwaan yang diadopsi beberapa hari lalu, Issam Imad seorang mahasiswa tahun kelima di Fakultas Teknik Universitas Yordania, telah mengirim pesan e-mail ke "Fallujah" yang menyatakan seruannya untuk berjihad di Irak termasuk keinginannya untuk melakukan operasi jihad.
Imad juga dituduh menjadi "perpanjangan lidah" kelompok-kelompok Jihad, setelah dibebaskan dari tuduhan bersekongkol terlibat dalam kegiatan terorisme.
Namun pengacara Imad membantah tuduhan pengadilan dan menyatakan bahwa dakwaan yang ditujukan kepada kliennya adalah dakwaan yang sengaja dibuat-buat.
Imad sendiri ditangkap setelah terjadi ledakan yang menyerang konvoi duta besar Israel di Amman beberapa bulan yang lalu, namun polisi tidak dapat membuktikan tuduhan apapun keterlibatan dirinya dalam aksi pemboman tersebut.
Tercatat bahwa Pengadilan Keamanan negara Yordania dalam sepuluh tahun terakhir banyak menyidang serta mendakwa orang-orang yang terlibat dalam "kejahatan terorisme dunia cyber," di mana mereka dihukum antara satu tahun hingga tiga tahun.(fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Deplu AS Akui Ada Perbudakan Model Baru di Amerika
Kamis, 22/07/2010 16:07 WIB - Apa Jadinya Obama Tanpa Mubarak?
Kamis, 22/07/2010 16:06 WIB - Fatwa dari Darul Ulum India Nyatakan Muslimah Bersepeda Tidak Islami
Kamis, 22/07/2010 13:57 WIB - John D. Bennet, Kepala CIA Yang Baru di Islamabad
Kamis, 22/07/2010 13:38 WIB - Untuk Pertama kalinya Secara Resmi Pasukan AS Ditempatkan di Pakistan
Kamis, 22/07/2010 13:28 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




