DK PBB Impoten, Dunia Siapkan Aksi Massa

Jumat, 02/01/2009 11:06 WIB | Arsip | Cetak

Dewan Keamanan PBB sudah menjadi singa ompong. Dewan ini lagi-lagi gagal membuat resolusi untuk menghentikan kebrutalan Zionis Israel di Jalur Gaza yang diusulkan oleh negara-negara Arab. Biang keroknya, siapa lagi kalau bukan AS dan Inggris yang memveto usulan resolusi itu.

AS dan Inggris tidak setuju dengan draft resolusi yang hanya menyebut serangan-serangan Israel ke Gaza tanpa menyebut tembakan roket-roket pejuang Palestina ke wilayah Israel. Mereka meminta draft resolusi diamandemen.

AS dan Inggris mungkin sudah lupa sejarah bahwa rezim Zionis adalah penjajah di Palestina dan hal yang wajar jika para pejuang Hamas menembakkan roketnya untuk melawan penjajah yang telah merampas dan membantai rakyat Palestina.

Israel sendiri menolak seruan dunia internasional untuk menghentikan serangannya dan kembali ke meja perundingan. Israel tetap menyatakan akan perang habis-habisan untuk menghancurkan Hamas meski harus membantai warga sipil Palestina.

Menlu Israel Tzipi Livni bahkan tutup mata atas kehancuran dan krisis kemanusiaan di Gaza akibat serangan pasukan Israel. Dalam kunjungan ke Paris Kamis kemarin, Livni mengatakan "Tidak ada krisis kemanusiaan di Jalur Gaza, oleh sebab itu tidak perlu ada negosiasi kemanusiaan."

Sementara itu, Komisaris badan bantuan PBB untuk Palestina (UNRWA) di Gaza, Karen Abu Zayed mengungkapkan keprihatinannya melihat situasi di Gaza. "Situasi kritis warga Gaza tidak pernah seakut ini. Saya sangat sedih melihat penderitaan di sekeliling saya," ujar Karen. UNRWA sudah meminta bantuan darurat sebesar 34 juta dollar untuk membantu masyarakat Gaza.

Asistan deputi kementerian kesehatan di Gaza Hassan Khalaf mengatakan apa yang terjadi di Gaza bukan perang tapi pembantaian. "Apa yang telah dilakukan Israel terhadap kami tidak bisa dibandingkan dengan apapun. Komunitas internasional tetap tak mampu membantu kami sementara mereka bisa membantu Israel selama puluhan tahun," kecam Khalaf.

Aksi-aksi massa masyarakat dunia memprotes serangan Israel ke Jalur Gaza semakin meluas. Mulai dari kota London, Amsterdam, Roma, Wina, Puerto Rico sampai Caracas. Aksi-aksi massa ini dipekirakan akan terus berlanjut sepanjang Israel masih membombadir dan membantai rakyat Gaza.

Hari ini, Jumat (2/1) masyarakat dunia secara serempak juga akan kembali menggelar aksi massa besar-besaran mengecam kekejaman Israel. Mereka geram dengan ketidakberdayaan Dewan Keamanan melawan veto AS dan Inggris. (ln/aljz/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...

Safe Deposite Box di BCA Syariah
Barang-barang berharga seperti emas, perhiasan ataupun surat-surat berharga seperti sertifikat rumah, tanah, kendaraan dan lainnya tentu harus disimpan baik agar tidak hilan/r...


Peluang