Rakyat dunia kembali menyaksikan manusia-manusia biadab di parlemen Amerika Serikat. Bukannya mendukung resolusi PBB untuk menghentikan agresi brutal Israel, Dewan Perwakilan Rakyat AS malah melakukan voting untuk mengeluarkan reolusi tandingan guna mendukung agresi Israel ke Jalur Gaza.
Hasilnya, sungguh tak berperikemanusiaan, 390 anggota Dewan Perwakilan Rakyat AS setuju mengeluarkan resolusi yang menyatakan "mengakui hak Israel untuk mempertahankan diri atas serangan dari Gaza." Para anggota Dewan hanya mengatakan bahwa situasi kemanusiaan di Gaza sudah akut dan sama sekali tidak mengecam tindakan biadab Israel yang telah membantai 800 warga sipil Palestina.
Cuma lima anggota dewan yang menolak resolusi itu. Salah satunya Dennis Kucinich, anggota Kongres dari Ohio. "Saya berharap kita tidak mendukung pihak yang tidak berperikemanusiaan yang sudah berulangkali ditunjukkan oleh militer Israel," ujar Kucinicb.
"Kita harus mengambil arah baru dalam masalah Timur Tengah dan arah baru itu harus mempertimbangkan kondisi kemanusiaan di Gaza," sambungnya.
AS lagi-lagi memberikan dukungan butanya pada rezim Zionis Israel meski sudah dikritik banyak pihak termasuk dari negara-negara Arab. AS sudah sering mem-veto resolusi yang isinya mengecam kebiadaban Israel di Palestina. Tahun 2006, AS menuding Hamas dan Hizbullah sebagai pihak yang selalu menyerang Israel, dan pada tahun yang sama AS mendukung serangan Israel ke Libanon. (ln/aljz)
Ada yang menarik di ajang Islamic Book Fair (IBF) 9th 2010 di Istora Senayan, Kamis (11/3) lalu. Sekelompok .jerapah kecil. menyambangi stand Bank Syariah Mandiri untuk menabung. Wow! Jerapah menabung?!
Impian untuk memiliki rumah barang tentu menjadi impian setiap orang. Berawal dari keinginan untuk memiliki rumah sederhana dengan harga yang murah, ketika mencari, mencari dan mencari bertemulah aku pada seorang wali murid yang tinggal disebuah perumahan, yang walaupun lumayan jauh dari tempat aku mengajar.
Saya sudah menjadi salah satu nasabah bank syari.ah, dan merasa nyaman dengan produk yang ditawarkan juga tidak ada keraguan di hati dengan urusan riba. Alhamdulillah pada tahun 2009 saya dan suami mendapat kesempatan untuk menjadi tamu Allah.
Gampang-gampang susah mencari bankir syariah. Meski stok SDM melimpah, bahkan banyak yang menanyakan ke redaksi ib.eramuslim.com mengenai lowongan bankir syariah, tidaklah begitu saja masalah bankir syariah terpenuhi.
Bank syariah, bagi Fahrizal, adalah sebuah keberkahan tak terkira. Keyakinannya terhadap sistem ekonomi syariah yang rahmatan lil .alamin membuatnya percaya kepada bank yang ber-tagline "Pertama, Murni Syariah". Kenapa?
Melarang atau menutup informasi, tidak akan efektif dalam memfilter pengaruh negatif dari media informasi, terutama internet, karena letaknya bukan di medianya, tapi pada individu itu sendiri, sejauh mana dia memiliki imunitas.
Sosok yang bercitra mulia ini selalu hadir di lokasi-lokasi bencana. Baik bencana alam maupun bencana kemanusiaan. Kadang hadir apa adanya, tanpa seragam dan atribut.