Dua Bank Denmark Tarik Investasinya dari Perusahaan Israel

Kampanye boikot Israel berhasil membujuk dua bank Denmark, Danske Bank dan PKA Bank (Bank Pensiunan Denmark) menarik semua investasinya di dua perusahaan Israel, Elbit Systems dan Magal Security Systems.
Kedua bank Denmark itu memutuskan untuk menarik investasinya karena kedua perusahaan Israel tersebut terlibat dalam pembangunan tembok pemisah Israel di Tepi Barat. Organisasi-organisasi hak asasi manusia dan kelompok-kelompok yang melancarkan kampanye boikot Israel menilai tembok pemisah yang mereka sebut "tembok aneksasi" itu ilegal dan Israel telah melanggar perintah yang dikeluarkan Pengadilan Internasional di The Hague agar Israel merobohkan tembok ilegal tersebut.
Bank Denmark menarik investasinya di perusahaan Elbit Systems dan Africa-Israel Company. Sedangkan Bank Pensiunan Denmark menarik investasinya dari perusahaan Magal Security Systems dan American Detection Systems Inc.
Africa-Israel Company adalah perusahaan pertambangan berlian milik Lev Leviev, seorang konglomerat Yahudi dan salah satu orang Yahudi terkaya di dunia. Perusahaan ini merupakan perusahaan milik Yahudi yang memberikan dana paling besar dalam membiayai pembangunan pemukiman Yahudi dan pembangunan "tembok aneksasi" di Tepi Barat. Sedangkan Elbit Systems dan Magal Security Systems menyediakan perangkat sensor dan perangkat khusus yang dipasang militer Israel di tembok tersebut. (ln/imemc)
Lainnya (Arsip)
- Yvonne Ridley Ditolak Masuk ke India
Rabu, 27/01/2010 13:25 WIB - Pimpinan Ikhwan Peringatkan Pemerintah akan Terorisme di Mesir
Rabu, 27/01/2010 13:13 WIB - Puluhan Ulama Fatwakan Haram Tembok Baja Mesir
Rabu, 27/01/2010 13:12 WIB - Kasus Gaza: Israel Membangkang Lagi
Rabu, 27/01/2010 12:24 WIB - Penasehat Deplu: Invasi Inggris ke Irak Melanggar Hukum Internasional
Rabu, 27/01/2010 10:59 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




