Dua Tentara Swedia Tewas di Afghanistan

Dua perwira tentara Swedia tewas dan sebagian prajurit terluka ketika mereka mengalami penembakan sewaktu melakukan patroli di Afghanistan pada hari Ahad kemarin (7/2). Perwira Swedia yang tewas serta terluka tersebut merupakan bagian dari detasemen senjata Swedia AfghanForce FS18.
Serangan terjadi pada pukul 11 siang waktu Swedia, sebagaiman pasukan Swedia yang lain mereka melakukan patroli bersama dengan pasukan keamanan Afghanistan di Mazar-i-Sharif Afghanistan utara.
Pasukan Swedia yang melakukan patroli mengalami serangan tembakan dari kelompok yang belum teridentifikasi namun kemungkinan besar berasal dari pasukan mujahidin Taliban, seorang kapten dan seorang letnan tewas, juga seorang penerjemah lokal. Serangan Taliban yang menewaskan pejabat militer pasukan NATO, telah mengisi daftar panjang dari sekian banyak serangan mujahidin Taliban di Afghanistan.
Sedangkan anggota pasukan yang terluka langsung di bawa ke rumah sakit lapangan Jerman di Camp Marmal di luar Mazar-i-Sharif.
Serangan terhadap pasukan Swedia adalah salah satu dari seri terbaru serangan Taliban selama seminggu terakhir. Pada hari Selasa pasukan Swedia juga di tembak di desa Qush Tepper sewaktu pasukan gabungan Finlandia-Swedia melakukan patroli di wilayah Afghanistan Utara.(fq/dn)
Lainnya (Arsip)
- Saingi Al-Azhar, Universitas Kristen Mesir Segera Didirikan
Senin, 08/02/2010 05:17 WIB - Potret Kehidupan Gipsi Turki: Mencuri Orang Kaya Tidak Haram
Senin, 08/02/2010 05:17 WIB - Polisi Afghan Tewaskan Tujuh Anak-Anak
Minggu, 07/02/2010 06:20 WIB - 1000 Sopir Taksi Muslim Norwegia Mogok, Terkait Kartun Nabi
Minggu, 07/02/2010 05:58 WIB - Militan Syi'ah Irak Culik Kontraktor AS
Minggu, 07/02/2010 05:42 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




