Dua Tersangka Pembunuh Al-Mabhuh Kabur ke AS
Pengungkapan kasus pembunuhan komandan senior Hamas, Mahmoud Al-Mabhuh di Dubai terus bergulir. Meski nama-nama dan foto tersangka sudah dipublikasikan, belum ada tanda-tanda para tersangka akan tertangkap.
Perkembangan baru kasus ini, dua dari 26 tersangka kabarnya langsung kabur ke AS begitu selesai menjalankan misinya membunuh Al-Mabhuh. Wall Street Journal dalam laporannya menyebutkan, hasil pertukaran informasi antara investigator internasional menunjukkan bahwa satu dari 26 tersangka masuk ke negara AS sehari setelah membunuh Al-Mabhuh, dengan menggunakan paspor Irlandia. Tersangka kedua masuk ke AS dengan menggunakan paspor Inggris, pada bulan Februari.
Sementara itu, kepolisian Dubai juga sudah berhasil mengidentifikasi dua perusahaan AS yang mengeluarkan kartu kredit untuk para tersangka itu. Pihak Kepolisian Dubai masih terus mengusut kasus pembunuhan Al-Mabhuh dan mencoba mengurai bukti-bukti yang mengarah pada keterlibatan orang-orang Israel di sejumlah negara Eropa. Sejauh ini, belum ada satu pun tersangka yang tertangkap yang akan menjadi titik terang siapa sebenarnya dalang konspirasi pembunuhan pimpinan Hamas ini. (ln/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Kelompok Islam Aljazair Tolak Penghapusan Hukuman Mati
Senin, 01/03/2010 14:28 WIB - Dewan Muslim Denmark Serukan Hentikan Boikot Terhadap Denmark
Senin, 01/03/2010 13:49 WIB - Muslim Australia: "Sediakan Makanan Halal di McDonald's Faulkner!"
Senin, 01/03/2010 13:43 WIB - "Tuan Duta Besar, Berapa Banyak Orang Palestina yang Anda Bunuh Hari Ini?"
Senin, 01/03/2010 12:44 WIB - Masjid Al-Aqsa Diserang, Negara Arab dan Muslim Cuma Mengecam
Senin, 01/03/2010 12:00 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




