Dubai Akan Lakukan Pemeriksaan Ketat Paspor dari Negara Barat
Kepolisian Dubai mengatakan bahwa paspor dari negara barat akan diperiksa dengan cermat dan teliti - menyusul insiden pembunuhan terhadap seorang pemimpin Hamas Mahmud al-Mabhuh di sebuah kamar hotel di Dubai beberapa waktu lalu.
"Kita menghormati semua orang dan semua agama, apakah mereka beragama Muslim, Yahudi, Kristen atau yang lainnya," kata Kepala Kepolisian Dubai Dahi Khalfan kepada AFP, sewaktu ditanya mengenai pernyataannya yang dikaitkan dengan bahwa "semua orang Yahudi" akan dilarang dari memasuki Dubai.
Dia mengatakan bahwa pihak layanan imigrasi akan terus waspada setelah warga Israel melakukan penyalahgunaan paspor dari negara-negara Barat," meskipun belum ada cara untuk mengetahui apakah seseorang dari negara Barat memasuki Uni Emirat Arab adalah seorang Israel Yahudi dengan kewarganegaraan ganda.
Mabhuh, seorang pendiri sayap militer dari organisasi Islam Palestina Hamas, ditemukan tewas di sebuah kamar di sebuah hotel di Dubai pada 20 Januari lalu.
Kepolisian Dubai telah mengidentifikasi 26 tersangka dari para pembunuh Mabhuh yang diidentifikasikan merupakan agen-agen dari Mossad. Mabhuh tewas dengan cara dibius kemudian dicekik.
Sebelumnya, kepolisian Dubai mengatakan mereka mengeluarkan surat peringatah penangkapan terhadap perdana menteri Israel dan pimpinan Mossad atas keterlibatan mereka dalam pembunuhan Mabhuh. (fq/aby)
Lainnya (Arsip)
- Larangan Masuk ke UEA Jadi Pukulan Telak Bagi Pengusaha Israel
Rabu, 03/03/2010 13:48 WIB - Terungkap, Ternyata Kementrian Luar Negeri Inggris Menentang Invasi Irak
Rabu, 03/03/2010 13:15 WIB - Antisipasi Mossad, Mesir Terapkan Keamanan Ketat di Lokasi Wisata
Rabu, 03/03/2010 12:50 WIB - "Pekan Apartheid Israel" Digelar, Israel Uring-Uringan
Rabu, 03/03/2010 12:50 WIB - Para Mullah di Afghanistan Diminta Kampanyekan Hak-Hak Perempuan
Rabu, 03/03/2010 12:50 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




